Kesan Bojan Hodak Lihat Dion Markx di Latihan Perdana Bareng Persib

Pelatih Persib, Bojan Hodak mengungkapkan kesan pertamanya melihat Dion Markx pertama kali berlatih.

Share:
article
Bola

Bek baru Persib Bandung Dion Markx mulai berlatih di bawah arahan Bojan Hodak Selasa (3/2) di lapangan pendamping Gelora Bandung Lautan Api. Dion Markx adalah salah satu rekrutan yang mengejutkan dari Persib pada jendela transfer BRI Super League 2025/26, selain Layvin Kurzawa. 

Hodak punya kesan positif menyaksikan Dion Markx secara langsung di latihan. Baginya pemain keturunan Belanda itu punya kualitas sebagai bek tengah. Namun seperti halnya pemain baru lainnya, Markx masih membutuhkan adaptasi memulai BRI Super League 2025/26. 

“Dion adalah pemain muda, dia punya kualitas. Dia masih perlu beradaptasi dengan liga di sini, dan saya rasa dia akan bagus untuk masa depan Persib,” tutur Hodak. Pelatih kelahiran Zagreb, Kroasia ini membuka peluang para pemain baru bermain di laga terdekat kontra Malut United. 

Pertandingan Persib vs Malut United tersaji pada pekan ke-20, Jumat (6/2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Selain Markx dan Kurzawa, Hodak juga melihat perkembangan Dedi Kusnandar yang kembali dari masa peminjaman di Bhayangkara Presisi Lampung FC. 

“Kita akan lihat, itu tergantung mereka. Kondisi Dedi Kusnandar juga baik, Dion juga oke. Tapi kita akan lihat nanti, mereka bermain atau tidak,” jelasnya. 

Dion Markx merupakan pemain kelahiran Nijmegen Belanda pada 29 Juni 2005. Sebelumnya ia membela klub NEC Nijmegen U21, juga membela Timnas Indonesia U23 di Kualifikasi Piala Asia U23. 


Baca Juga

Alasan Dion Markx Pilih Nomor 44 di Persib Bandung

Alasan Layvin Kurzawa Mau Main di Persib

Timnas Indonesia vs Irak/Foto: Timnas Indonesia

Indonesia Maju Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2031

Mauro Zijlstra Bergabung ke Persija Jakarta

Momen Emosional Thom Haye saat Berkunjung ke Solo

Ivar Jenner vs China

Ivar Jenner Resmi Tinggalkan Utrecht, Menuju Super League?

Sah! Maarten Paes Gabung Ajax Amsterdam

Harapan Persija untuk Rio Fahmi dan Hansamu Yama