Komentar Mauricio Souza usai Persija Dipecundangi Arema FC
Persija harus menelan pil pahi dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.
www.sportcorner.id - Persija harus menelan pil pahi dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.
Bukan tawa ceria yang hadir usai pertandingan kontra Arema FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026) malam. Sebaliknya, rasa sedih menyelimuti tim setelah laga berakhir dengan skor 0-2.
Dominasi penguasaan bola hingga 82 persen tak mampu membuat Macan Kemayoran menuntaskan pertarungan melawan Arema dengan kemenangan.
Tim tamu justru mampu mencetak dua gol melalui aksi Gabriel Costa pada menit ke-82 dan 90+11.
Hasil minor ini tentu membuat pelatih Mauricio Souza kecewa. Target tiga poin untuk menjaga jarak aman di jalur juara pun pupus.
“Saya rasa kami tidak berhasil memanfaatkan ruang-ruang yang ditinggalkan Arema. Kami sebenarnya sudah tahu ruang mana yang harus dieksplorasi, kami menerima bola di ruang-ruang itu," ujarnya.
"Tetapi pengambilan keputusan dan aspek teknis benar-benar sedikit merugikan tim kami di babak pertama. Di babak kedua saya mengganti posisi Maxwell (Souza) dengan Alaeddine (Ajaraie). Kami meningkat cukup banyak," katanya.
Mauricio menyebut, di saat anak asuhnya mendominasi dan kesulitan mencetak gol, Arema FC justru mampu mengemas dua gol via serangan balik.
"Kami menguasai permainan sepenuhnya. Mereka hanya keluar lewat bola-bola panjang, mencoba mengeksplorasi serangan balik. Kami terus berada di area menyerang, mencari gol,” ucapnya.
“Mungkin kami tidak cukup baik dalam menyerang sambil bertahan, dan akhirnya itu memungkinkan mereka melakukan serangan balik dan mencetak gol. Babak kedua dari tim kami sangat bagus, meskipun kami kebobolan. Namun, babak pertama memang jauh dari yang diharapkan,” ungkapanya.

