Alasan Carlos Pena Pasang Hokky Caraka Jadi Kiper Vs Persib

Hokky Caraka menjadi kiper setelah Igor Rodriguez menerima kartu merah.

Share:
article
Penyerang Timnas Indonesia U-23/Hokky Caraka SportCorner/Muhammad Fachri Gozali.
Bola
Penyerang Timnas Indonesia U-23/Hokky Caraka SportCorner/Muhammad Fachri Gozali.

www.sportcorner.id - Pelatih Persita Tangerang Carlos Pena buka suara terkait alasan memainkan Hokky Caraka sebagai kiper saat melawan Persib Bandung di pekan ke-22 Super League 2025/2026.

Hokky Caraka menjadi kiper dadakan saat laga Persib Bandung vs Persita, Minggu (22/2/2026) malam WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Dalam pertandingan tersebut, Persib berhasil menang 1-0 atas Persita melalui gol yang dicetak oleh Andrew Jung saat laga memasuki menit ke-50.

Di pertandingan tersebut kiper Persita Igor Rodrigues mendapatkan kartu merah setelah berduel dengan pemain Persib, Beckham Putra di menit ke-90+9.

Kondisi darurat itu memaksa pelatih Carlos Pena menjadikan Hokky Caraka sebagai penjaga gawang.

Hokky harus menggunakan jersey milik Kartika Ajie dengan terbalik, sebelumnya akhirnya menggunakan rompi.

Sayangnya hingga pertandingan berakhir, Persib Bandung gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

"Terkait Hokky, karena dia sempat kram dan tidak bisa terlalu banyak berlari. Dia menyelesaikan pertandingan dengan kram, jadi kami memutuskan menempatkan sebagai penjaga gawang. Itu alasannya," kata Carlos Pena usai laga.

Dengan hasil ini, Persita berada di peringkat keenam klasemen Super League dengan 35 poin.

Sedangkan Persib di puncak klasemen meraih 50 poin. Unggul 3 poin dari Persija Jakarta di urutan kedua. 


Baca Juga

Bali United Kecewa Kehilangan Poin di Markas Persib

Bali United Ingin Kejutkan Persib Bandung

Ambisi Persib Raih Tiga Poin Lawan Bali United

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Pelatih Bersyukur Persija Akhiri Tren Negatif

Jordi Amat Cetak Gol ke Gawang Persebaya/Foto: Persija.id

Persija Menanti Dukungan Penuh Jakmania di SUGBK

Bek Persija Jakarta, Jordi Amat/Media Persija

Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Menolak Menyerah

Masih Ada 8 Laga, Peluang Persija Belum Tertutup