Federico Barba Tak Keberatan Perubahan Rutinitas Persib Selama Ramadan

Musim pertama bagi bek asal Italia Federico Barba berkompetisi Super League 2025/26.

Share:
article
Bola

www.sportcorner.id - Musim pertama bagi bek asal Italia Federico Barba berkompetisi Super League 2025/26.

Berada di tengah-tengah lingkungan mayoritas pemain muslim di Persib Bandung, ia turut merakan atmosfer berkompetisi di bulan Ramadan.

Bagi Barba ini hal yang lumrah terjadi di sepak bola, sebagai wujud toleransi dan menghargai ia rela menyesuaikan diri dengan budaya klub saat Ramadan.

Seperti melaksanakan sesi latihan di malam hari mulai pukul 20.30 WIB, waktu yang sama dengan jam pertandingan.

“Kami hanya perlu mengubah waktu latihan, beradaptasi, atau seperti sekarang, kami menggelar latihan di waktu yang sama dengan jadwal pertandingan. Jadi bagi saya tidak ada yang berubah,” papar Barba.

Mantan pemain Como 1907 ini menuturkan dirinya tak merasa kesulitan beradaptasi dengan waktu kick off pertandingan yang lebih malam.

Setiap pemain dituntut profesional melakoni laga dengan jam yang diberlakukan operator I.League.

“Sejujurnya ini tidak begitu asing karena di Eropa, kalian bisa lihat di televisi, kami bisa bermain kapan saja. Kami bisa saja bermain pada pagi hari, pukul 12 siang, pukul 12.30, atau bahkan malam hari, jadi bagi saya itu sama saja,” kata Barba.

Persib masih akan menjalani dua pertandingan lagi di masa bulan Ramadan. Menjamu Persik Kediri di pekan ke-25 pada Senin (9/3) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Menyusul partai tandang kontra Borneo FC Samarinda di Segiri pada 15 Maret mendatang. 
 


Baca Juga

Kriteria Pemain untuk Masuk Timnas Indonesia U-17

Pelatih Persija Puji Dua Gol Indah Fabio Calonego

Hasil Undian EPA Championship U19 2026

Malut United Tim Paling Produktif di Laga Kandang

Borneo FC vs Persija Jakarta 2025/Media Persija.

Komentar Fabio Lefundes usai Borneo FC Tahan Imbang Persija