Manajer Persib Tekankan Pentingnya Konsistensi di 8 Laga Tersisa

Persib Bandung punya peluang besar mencetak sejarah meraih gelar juara Super League tiga kali beruntun.

Share:
article
Bola

www.sportcorner.id - Persib Bandung punya peluang besar mencetak sejarah meraih gelar juara Super League tiga kali beruntun.

Sebelumnya, Persib mencatatkan back-to-back juara kompetisi tertinggi di Indonesia. Belum pernah ada tim yang mencetak hattrick juara.

Manajer Persib, Umuh Muchtar mengapresiasi keberhasilan tim asuhan Bojan Hodak mengamankan poin penuh saat berhadapan dengan Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu, 5 April 2026 lalu.

Selanjutnya, Umuh menekankan pentingnya menjaga mentalitas di setiap laga sisa musim ini.

Umuh mengungkapkan, sebelum laga kontra Semen Padang, dirinya telah berpesan untuk tidak memandang sebelah mata kekuatan lawan.

"Saya menitip pesan kepada mereka, jangan jemawa dan jangan menganggap enteng. Kita harus menganggap setiap pertandingan itu adalah final. Jadi, semuanya harus serius, tidak ada yang leha-leha, harus semangat," ujar Umuh.

Umuh mengaku tidak terlalu memusingkan kuantitas gol yang tercipta. Baginya konsistensi meraih poin penuh adalah prioritas utama untuk menjaga posisi di klasemen.

"Alhamdulillah, yang penting bukan (soal) 2-0 atau 3-0-nya, tapi mendapat poin penuh. Itulah yang saya harapkan dari mereka dan ternyata terbukti," ucapnya.

Konsistensi itu juga yang ditekankan Umuh dalam menatap delapan pertandingan tersisa musim ini.

"Pemain harus kumpulkan tenaga dan pikiran dua kali lipat untuk itu," tegasnya.


Baca Juga

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak/Media Persib

Satu Pemain Persib Absen saat Lawan Bali United

Bantai PSBS Biak, Modal Bali United Hadapi Persib

Persib Belum Pikirkan Juara, Fokus Step by Step

Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Taklukkan Malaysia

Kapten Manchester City Hengkang di Akhir Musim

Pelatih Bali United, Johnny Jansen/IG Bali United.

Bali United Enggan Kecolongan Lawan PSBS Biak

Kalahkan Semen Padang, Kiper Persib Bikin Rekor Baru