Pakai Jersey Merah Edisi Khusus, Red Sparks Gagal Menang

Ini menjadi kekalahan ketiga beruntun bagi Red Sparks

Share:
article
Red Sparks memakai jersey warna merah vs Pink Spiders/KOVO
Olahraga
Red Sparks memakai jersey warna merah vs Pink Spiders/KOVO

www.sportcorner.id - JungKwanJang Red Sparks memakai memakai jersey merah edisi khusus Natal dan Tahun Baru 2024.

JungKwanJang Red Sparks memakai jersey warna merah edisi Natal dan Tahun Baru 2024 saat melawan Pink Spiders, Minggu (24/12/2023).

Sayangnya dalam pertandingan tersebut, Red Sparks harus menelan kekalahan 1-3 (17-25, 20-25, 25-13 dan 21-25) dari Pink Spiders.

Ini pun menjadi kekalahan ketiga beruntun bagi Red Sparks di kompetisi V-League 2023-2024.

Sebelumnya mereka dikalahkan Hyundai Hillstate dan GS Caltex.

Baca juga: Farhan Halim Bawa Nakhon Ratchasima Tumbangkan Muangphon VC

Di pertandingan tersebut, pemain Red Sparks Megawati Hangestri mencatatkan 22 poin. Sedangkan rekannya, Giovanna Milana mencatatkan 19 poin.

Menyambut Natal dan Tahun Baru Red Sparks pun meluncurkan jersy edisi khusus.

Ada tiga warna yang diluncurkan yakni, hitam-hijau, merah-hitam dan putih merah. Ketiga jersey edisi khusus tersebut memang bernuansakan natal.

Jersey edisi khususu tersebut bisa dibeli laman Kovo, dengan harga 90 ribu won atau sekitar Rp1 jutaan.

Red Sparks memakai jersey edisi khusus Natal dan Tahun Baru, pertama kali dipakai saat mengalahkan Korea Express Hi-Pass.

Sedangkan jersey edisi putih edisi khusus Natal dan Tahun Baru dipakai oleh pemain yang berposisi libero di laga tersebut.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing