Tiga Pemain Pernah Dibuat "Terkapar" oleh Megawati

Megawati Hangestri bermain untuk Red Sparks di V-League.

Share:
article
Momen saat bola pukulan Megawati Hangestri mengenai wajah Lee Da Hyeon di laga Red Sparks vs Hyundai Hillstate berlangsung di Chungmu Gymnasium di Daejeon, Korsel, Sabtu (16/12/2023)
Olahraga
Momen saat bola pukulan Megawati Hangestri mengenai wajah Lee Da Hyeon di laga Red Sparks vs Hyundai Hillstate berlangsung di Chungmu Gymnasium di Daejeon, Korsel, Sabtu (16/12/2023)

www.sportcorner.id - Pemain JungKwanJang Red Sparks, Megawati Hangestri sudah membuat tiga pemain voli di V-League terkapar.

Hal ini dikarenakan, terkena spike keras dari Megawati.

Terbaru adalah saat JungKwanJang Red Sparks berhadapan dengan GS Caltex di partandingan putaran keempat V-League.

Bermain di Chungmu Gymnasium, Sabtu (6/1/2024), JungKwanJang Red Sparks menang 3-0 (25-22, 25-21 dan 25-23) atas GS Caltex.

Di pertandingan ini, Megawati mencatatan 16 poin. Ia menjadi penyumbang poin tertinggi bagi Red Sparks.

Baca juga: Red Sparks Menang, Ini yang Jadi MVP

Megawati pun kini berada di posisi ketujuh didaftar topskor dengan 453 poin.

Pemain  GS Caltex, Han Su-jin menjadi korban ketiga Megawati di V-League.

Permain berposisi sebagai libero tersebut terjungkal tak berdaya setelah wajahnya terkena spike Megawati.

Megawati kemudian meminta maaf kepada Han Su-ji karena membuat lawan terjungkal.

Pemain Hyundai Hillstate, Lee Da Hyeon menjadi pemain pertama yang terkena smes keras Megawati. Ketika itu dalam laga yang berlagsung (16/1/2023).

Kang So-hwi pemain dari GS Caltex juga terkena spike keras dari Megawati di pertandingan yang berlangsung (21/12/2023). 

Saat spike atau smesnya mengenai lawan secara tidak sengaja, Megawati pun selalu meminta maaf kepada pemain tersebut.  


Baca Juga

PB FAJI akan Tinjau Venue PON 2028 awal Juni

Kapan Megawati Hangestri Terbang ke Korea Selatan?

Profil Hyundai Hillstate, Klub Baru Megawati Hangestri

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate?

Desak Made Raih Medali Perunggu di Speed World Climbing

Indonesia-Brunei Perkuat Kolaborasi Pencak Silat