Pelatih IBK Altos Akui Kengerian Megawati Hangestri di V-League

Kengerian pukulan Megawati Hangestri diakui oleh Pelatih IBK Altos di V-League.

Share:
article
Megawati Hangestri Ada di Posisi Delapan Daftar Top Skor V-League Per 12 Januari 2024
Olahraga
Megawati Hangestri Ada di Posisi Delapan Daftar Top Skor V-League Per 12 Januari 2024

www.SportCorner.id – Kim Ho Cheol selaku pelatih IBK Altos mengakui kengerian Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Selatan atau V-League.

IBK Altos baru saja disikat oleh JungKwanJang Red Sparks di laga putaran terakhir V-League pada Kamis (18/1/2024) kemarin.

Red Sparks menang straight set 3-0 atas IBK Altos dengan skor 25-17, 27-25, dan 25-21 pada pertadningan yang berlangsung di Hwseong Gymnasium.

Dalam pertandingan tersebut, pemain andalan Megawati Hangestri mampu tampil gemilang.

Pevoli asal Indonesia itu tercatat mencetak 24 poin, dan menjadi pencetak poin tertinggi dalam laga tersebut.

Baca juga: Selamat! Megawati Kembali Raih MVP

Keunggulan Red Sparks terutama Megawati pun diakui oleh Kim Ho Cheol selaku pelatih IBK Altos.

"Pertandingan bagus dari JungKwanJang Red Sparks. Mereka memainkan bola voli dengan kemampuan terbaiknya,” kata Kim Ho Cheol, dilansir dari Naver. 

“Kami kurang secara keseluruhan. Secara khusus, kami bermain baik di set kedua, tetapi kalah di set tersebut,” katanya.

Sang pelatih turut mengakui kengerian pemain berjuluk Megatron tersebut.Baginya, pukulan Megawati Hangestri memang sulit untuk diblok.

“Mega, jika kamu memukul seperti itu, sulit untuk menghentikannya,” jelasnya lagi.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing