Bos Aprilia Ingin MotoGP Perbanyak Seri Seperi Mandalika di Indonesia

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, merasa jika MotoGP saat ini punya terlalu banyak agenda dengan ditambahkannya sprint race ke dalam tanggalan.

Share:
article
MotorSports

"Bayangkan saja ada 21 atau 22 seri yang berarti pembalap harus balapan sebanyak 42 sampai 44 kali. Itu sangat banyak. Sepertinya masih harus dikaji lagi terutama jika memang berguna untuk MotoGP,"

"Saya ini orang Italia tapi mungkin kita harus pangkas seri di sana. Begitu juga dengan Spanyol. Buang beberapa balapan di Eropa dan gantikan dengan tempat yang lebih menghasilkan,"

Baca juga: Bagnaia Aman, Martin Dianggap Bisa jadi Mangsa Marquez di MotoGP 2024

"Kita butuh lebih banyak sponsor. Mungkin cara mencarinya adalah dengan pergi ke tempat-tempat seperti Indonesia atau India," pungkasnya kemudian.

MotoGP Mandalika 2024 rencananya akan digelar pada 29 September tahun ini. Diharapkan akan ada peningkatan kualitas penyelenggaran setelah dua tahun pertama yang cukup sukses di 2022 dan 2023 sebelum nantinya menggelar race terakhir sesuai kontrak dengan Dorna pada 2025 mendatang.


Baca Juga

Intip Livery Fabio Quartararo di MotoGP 2026

Veda Ega Pratama akan mengenakan motor dengan nomor 9 di Moto3 2026/foto: Honda Team Asia

Ini Target Veda Ega di Moto3 2026

Ilustrasi Sirkuit Mandalika

Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah Formula 4 2026

Veda Ega Pratama finis di posisi 2 pada race 1 dan race 2 Red Bull Rookies Cup 2025 Austria/foto: Red Bull Rookies Cup

Veda Ega Pratama Promosi ke Moto3 Musim 2026

Raul Fernandez pembalap Trackhouse Racing Team/Sumber IG @raulfernandez_25

Hasil Race dan Klasemen MotoGP Australia 2025