Tanggapan Komang Ayu Soal Badminton Lovers yang Puji Kecantikannya

Komang Ayu tampil impresif di Uber Cup 2024. Namun warganet salah fokus dengan kecantikan Komang Ayu.

Share:
article
Komang Ayu Cahya Dewi Menjadi Penentu Kemenangan Indonesia Lawan Korea
Olahraga
Komang Ayu Cahya Dewi Menjadi Penentu Kemenangan Indonesia Lawan Korea

www.sportcorner.id - Tunggal putri Indonesia, Komang Ayu Cahya Dewi kini menjadi idola baru bagi para pecinta bulutangkis.

Hal ini tidak terlepas dari penampilan apiknya di Uber Cup 2024.

Salah satu pertandingan yang paling diingat adalah ketika Indonesia vs Korea di laga semifinal Uber Cup 2024, Sabtu (4/5/2024).

Ketika itu Komang menjadi penentu kemenangan 3-2 tim Uber Indonesia atas Korea.

Komang berhasil mengalahkan Kim Min Sun dalam rubber game 17-21, 21-16 dan 21-19.

Baca juga: Kalah di Final Thomas Cup 2024, Jojo: Kekuatan Bulutangkis Merata

"Saya nggak tahu kalua saya jadi idola baru BL-BL (Badminton Lover). Kalau di sosial media juga mungkin secukupnya saja gitu," kata Komang saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Rabu (8/5/2024).

"Karena kan pengaruh ke mentalnya juga besar, di mana orang semakin ekspektasi sama kami, pressurenya juga semakin banyak gitu," ujar dia.

Salah satu yang membuat Warganet mengidolakan Komang adalah parasnya yang cantik.

"Ya syukurlah kalua mereka merasa nyaman dengan melihat fisik saya. Kalau soal itu ya Kembali ke individu masing-masing saja sih," kata gadis asal Bali ini.

Menurut Komang, ia lebih suka jika dihargai karena prestasinya bukan lantaran parasnya yang cantik.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing