Cerita Rafael Struick Kena Semprot Shin Tae-yong

Pemain keturunan bukan berarti kebal dari omelan pelatih. Hal ini dirasakan Rafael Struick.

Share:
article
Rafael Struick Saat Timnas Indonesia Menang Lawan Yordania 4-1
Bola
Rafael Struick Saat Timnas Indonesia Menang Lawan Yordania 4-1

www.sportcorner.id - Pemain keturunan bukan berarti kebal dari omelan pelatih. Hal ini dirasakan Rafael Struick.

Pelatih Shin Tae-yong memilih langsung nama-nama pemain keturunan yang ingin dijadikan WNI dan membela Timnas Indonesia.

Sejauh ini, nama-nama yang dipilih Shin Tae-yong terbukti tak salah pilih. Nama-nama seperti Rafael Struick, Nathan Tjoe A On, Ivar Jenner, Justin Huber, Thom Haye dan lain-lain memberikan dampak positif.

Tapi, walau dipilih langsung, bukan berarti pemain keturunan menjadi anak emas atau bebas dari omelan sang pelatih.

Salah satunya adalah Rafael Stuick. Dia mengaku pernah dimarahi Shin Tae-yong.

[Baca Juga: Update Klasemen Piala Eropa 2024 usai Belgia Tumbang]

"Saya tidak begitu ingat tapi tentu saja di sepak bola jika kamu melakukan hal yang salah atau dia mau berikan kita pelajaran, kadang dia teriak," ujar Struick, di channel YouTube Freeport Indonesia.

Omelan Shin Tae-yong tak dimasukkan ke hati oleh Struick. Baginya, hal itu adalah hal yang wajar bagi pesepakbola diberikan peringatan pelatih.

"Tapi saya pikir (dimarahin pelatih) adalah hal yang normal," katanya.

Struick adalah pemain keturunan yang punya banyak penggemar di Indonesia selain Nathan Tjoe A On terutama dari kaum hawa.

Namanya dielu-elukan penggemar ketika menjadi bintang kemenangan Indonesia lawan Korea Selatan di Piala Asia U-23.


Baca Juga

Marc Klok/Foto: Persib

Mentalitas Persib Diuji saat Lawan Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Tekad Persija Sapu Bersih Laga Tersisa

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Ada Aturan Baru di Piala Dunia 2026

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Komentar Mauricio Souza usai Persija Bantai Persis

Alfriyanto Nico Tak Sabar Hadapi Persija di SUGBK

Lawan Persis, Persija Tak Boleh Tersandung Lagi