Daftar Buruknya Penanganan Tim Medis BWF Sejak 2018

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) tengah menjadi bulan-bulanan netizen di media sosial usai meninggalnya Zhang Zhi Jie.

Share:
article
Penanganan Buruk Tim Medis BWF
Olahraga
Penanganan Buruk Tim Medis BWF

Yang memalukan, pebulutangkis yang dipanggil Jojo itu bahkan hingga terjatuh dari kursi roda saat ditangani oleh medis pihak BWF.

Baca Juga: [Begini Prosedur BWF soal Penanganan Atlet Cedera dan Sakit di Lapangan]

Momen paling membekas bagi netizen adalah saat Christian Adinata cedera parah yakni ligamen tempurungnya robek di semifinal Malaysia Masters 2023.

Tim medis BWF melakukan tindakan yang salah dengan menekuk kaki Adinata saat ia naik ke kursi roda.

Seharusnya, kaki tidak boleh ditekuk, melainkan harus diluruskan dan menggunakan stretcher.

Selain kejadian di atas, Gregoria Mariska Tunjung juga memiliki pengalaman buruk dengan penanganan tim medis BWF pada Kumamoto Masters Japan 2023.

Pemain yang akrab disapa Jorji itu cedera dan terpaksa meminjam tape perban milik lawannya, Zhang Beiwen, karena tim medis tidak memilikinya.

Baca Juga: [BWF Disebut Cuci Tangan usai Beri Pernyataan Kematian Zhang Zhi Jie]

Tidak berhenti di situ, kelalaian tim medis BWF juga terjadi pada turnamen Singapore Open 2024, yaitu saat Magnus Johannesen mengalami cedera lutut.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing