Protes Timbul pada Format Baru Liga 2 yang Diduga Mudahkan Bhayangkara

Liga 2 2024/2025 akan bergulir dengan format baru yang jauh berbeda jika dibandingkan pada pendahulunya dan ini melahirkan gelombang protes dari publik.

Share:
article
Liga 2 2024/2025 akan bergulir dengan format baru yang jauh berbeda jika dibandingkan pada pendahulunya dan ini melahirkan gelombang protes dari publik.
Bola
Liga 2 2024/2025 akan bergulir dengan format baru yang jauh berbeda jika dibandingkan pada pendahulunya dan ini melahirkan gelombang protes dari publik.

Wajar apabila kemudian publik menaruh rasa was-was pada Liga 2 meski ada sejumlah rules yang relatif positif pula seperti kewajiban memainkan dua penggawa U-21 tiap laganya setidaknya selama 45 menit.

"Misi mempromosikan Bhayangkara," celetuk salah satu warganet di Instaram. "BFC tersenyum melihat ini," sahut yang lain menambahkan.

Baca juga: Flop di Final Euro 2024, Statistik Kane Kalah dari Grealish yang Absen

Selain kecurigaan pada Bhayangkara FC dan penyelenggara, publik juga merasa jika format Liga 2 2023/2024 sudah cukup baik.

Panjangnya kompetisi berkat diadakannya babak penyisihan, babak 12 besar, playoff degradasi, semifinal, dan grand final membuat kesebelasan bisa memaksimalkan kontrak para pemain mereka.


Baca Juga

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Persiapan Minim Persebaya Hadapi PSBS Biak

Marc Klok/Foto: Persib

Mentalitas Persib Diuji saat Lawan Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Tekad Persija Sapu Bersih Laga Tersisa

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Ada Aturan Baru di Piala Dunia 2026