Sejarah Piala Super Eropa: Berawal dari Ide Jurnalis

Piala Super Eropa awalnya lahir dari ide seorang jurnalis asal Belanda.

Share:
article
Bola

Ajax memenangkan kejuaraan ini dengan mengalahkan Rangers dengan total agragat 6–3 setelah menang 3–1 di Ibrox Stadium dan menang dengan skor 3–2 di Olympisch Stadion.

Meskipun tidak diakui secara resmi oleh UEFA, namun pertandingan ini tetap dianggap sebagai penyelenggaraan pertama Piala Super Eropa.

[Baca Juga: Daftar Stadion yang Jadi Venue ASEAN Club Championship 2024/2025]

Meskipun penyelenggaraan tahun 1972 tidak diakui UEFA secara resmi namun UEFA melanjutkannya dengan menyelenggarakan pertandingan kedua atau yang pertama secara resmi pada tahun 1973 dengan mempertemukan Ajax dengan Milan yang dimenangkan oleh Ajax dengan skor agregat 6–1.

Meskipun pertandingan dengan format kandang tandang dilakukan hingga penyelenggaraan tahun 1997, namun pada beberapa pertandingan terpaksa dilaksanakan satu pertandingan karena alasan tertentu yang disepakati kedua klub yang bertanding.

Bahkan pada tahun 1974, 1981 dan 1985, Piala Super tidak diselenggarakan sama sekali. Pada musim 1992–1993, Piala Champions Eropa mengubah namanya menjadi Liga Champions UEFA.

Kemudian disusul dengan Piala Winners Eropa yang menjadi Piala Winners UEFA pada musim 1994–1995 dan Piala Super Eropa menjadi Piala Super UEFA pada musim yang sama. Serta Piala UEFA yang menjadi Liga Eropa UEFA pada musim 2009–2010.


Baca Juga

Thom Haye Lawan Malut United/Foto: Persib.co.id

Tiket Persib vs Persija Ludes Terjual

Persija Pinjamkan 3 Pemain Muda

FFI Tegaskan Futsal Tak Terpisahkan dari PSSI

Hasil Imbang Lawan Persik Bikin Persib Kecewa

Pelatih Manchester United, Ruben Amorim. (Foto: Instagram/manchesterunited)

Manchester United Pecat Ruben Amorim

Kemenangan Bersejarah Real Madrid Lawan Real Betis

Persik vs Persib, Misi Rebut Puncak Klasemen

Persik vs Persib, Tuan Rumah Berpotensi Menyulitkan