Cahya Supriadi Pilih Degradasi Tapi Inti daripada Juara Tapi Cadangan

Berikut jumlah pertandingan yang dijalani Cahya Supriadi selama dua musim bermain di Persija.

Share:
article
Cahya Supriadi saat jadi bintang tamu di podcast Sportcorner pada akhir Agustus 2023
Bola
Cahya Supriadi saat jadi bintang tamu di podcast Sportcorner pada akhir Agustus 2023

Sportcorner.id - Berikut jumlah pertandingan yang dijalani Cahya Supriadi selama dua musim bermain di Persija.

Cahya Supriadi resmi meninggalkan Persija Jakarta.

Pengumuman dilepasnya Cahya Supriadi oleh Persija Jakarta diumumkan oleh klub tersebut pada Selasa (13/8/2024).

Cahya Supriadi sendiri jadi pemain ke-19 yang dilepas Persija Jakarta pada awal Liga musim 2024-2025.

Sebelum Cahya Supriadi, Persija Jakarta sudah memutuskan meminjamkan 17 pemain dan melepas permanen satu nama, yakni Aji Kusuma.

Dilepasnya Cahya Supriadi tak lepas karena Persija Jakarta sudah memiliki terlalu banyak kiper pasca masuknya Carlos Eduardo.

Baca juga: Kisah Eks Kiper Timnas U-20 Cahya Supriadi: Dulu Dukung Persib, Sekarang Cinta Persija

Pasca masuknya Carlos Eduardo, Persija kini sudah memiliki tiga kiper, yakni Andritany Ardhiyasa, Adre Arido Geovani, dan Carlos Eduardo.

Dengan kondisi tersebut, peluang Cahya Supriadi untuk menembus tim inti tentunya jadi semakin sulit.

Selama dua musim membela tim seniot Persija, Cahya Supriadi memang kesulitan menembus skuad inti.

Jumlah pertandingan yang dijalani Cahya Supriadi selama dua musim bermain di Persija sangat sedikit.


Baca Juga

Selebrasi Persib Bandung/foto: Instagram Persib

Kickoff Persib vs Arema FC Berubah

Persib Langsung Fokus ke Laga Berikutnya

Bali United Kecewa Kehilangan Poin di Markas Persib

Bali United Ingin Kejutkan Persib Bandung

Ambisi Persib Raih Tiga Poin Lawan Bali United

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Pelatih Bersyukur Persija Akhiri Tren Negatif

Jordi Amat Cetak Gol ke Gawang Persebaya/Foto: Persija.id

Persija Menanti Dukungan Penuh Jakmania di SUGBK

Bek Persija Jakarta, Jordi Amat/Media Persija

Jordi Amat dan Dony Tri Pamungkas Menolak Menyerah