Keluhan Masyarakat Pawai Olimpiade di Jam Kerja, Begini Kata Menpora

Pawai Olimpiade Paris 2024 digelar di hari kerja yang membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Share:
article
Menpora Dito Ariotedjo dengan tim Red Sparks/ SportCorner Muhammad Nurhendra Saputra
Olahraga
Menpora Dito Ariotedjo dengan tim Red Sparks/ SportCorner Muhammad Nurhendra Saputra

www.sportcorner.id - Pawai Olimpiade Paris 2024 digelar di hari kerja yang membuat aktivitas masyarakat terganggu.

Pawai Olimpiade Paris 2024 digelar hari ini, Kamis (15/8/2024). Acara ini dipilih diselenggarakan di hari jam kerja.

Banyak masyarakat yang mengeluhkan agenda pawai Olimpiade digelar di jam kerja yang tentunya semakin membuat jalanan macet makin parah.

Apalagi rute pawai Olimpiade melalui jalur-jalur yang memang di area bisnis dan perkantoran Jakarta, seperti Senayan, Jalan Sudirman, Bunderan HI hingga Istana Merdeka.

Menpora Dito Ariotedjo memahami betul keluhan masyarakat terkait acara pawai Olimpiade yang digelar di hari kerja dan jam-jam padat kendaraan.

[Baca Juga: Raih Emas Olimpiade, Rizki Juniansyah Dapat Tawaran Jadi PNS Kemenpora]

"Saya mohon maaf kepada masyarakat karena banyak komentar kenapa tidak diadakan di Sabtu, Minggu saat CFD (Car Free Day)," ujar Dito, Kamis (15/8/2024) di Kantor Kemenpora.

Dito menyebut, pawai Olimpiade digelar di hari kerja karena kebetulan Presiden Joko Widodo punya waktu luang di hari ini.

Selain itu, Dito tak ingin menahan atlet terlalu lama karena masih ada banyak kegiatan atau latihan yang dijalankan.

"Atlet baru tiba dari Paris dua malam lalu, kami beri istirahat satu malam. Alhamdulillah pak Presiden langsung bisa menerima agar atlet bisa segera kembali berlatih dan ikut kejuaraan dunia lainnya," katanya.


Baca Juga

KOI Tunjuk Todotua Pasaribu Jadi CdM Asian Games 2026

PB FAJI akan Tinjau Venue PON 2028 awal Juni

Kapan Megawati Hangestri Terbang ke Korea Selatan?

Profil Hyundai Hillstate, Klub Baru Megawati Hangestri

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate?

Desak Made Raih Medali Perunggu di Speed World Climbing