Stadion Tertua di Indonesia, Ada Peninggalan Kolonial & Masih Aktif

Ada banyak stadion tua di Indonesia yang merupakan peninggalan masa kolonial Belanda. Salah satunya masih aktif digunakan hingga saat ini.

Share:
article
Stadion Gajayana merupakan salah satu stadion peninggalan masa kolonial Belanda/foto: Wikipedia.
Bola
Stadion Gajayana merupakan salah satu stadion peninggalan masa kolonial Belanda/foto: Wikipedia.

www.sportcorner.id - Ada banyak stadion tua di Indonesia yang merupakan peninggalan masa kolonial Belanda.

Sayangnya, banyak stadion yang beralih fungsi dan tidak dapat digunakan lagi.

Namun, ada juga stadion peninggalan masa kolonial yang masih berdiri kokoh dan aktif digunakan hingga saat ini.

Berikut kami rangkum stadion tertua di Indonesia peninggalan masa kolonial:

Stadion Menteng, Jakarta

Stadion Menteng yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, dibangun pada 1921.

Sebelum menjadi Stadion Menteng, awalnya stadion tersebut bernama Voetbalbond Indische Omstreken Sport (Viosveld).

Persija Jakarta sempat menggunakan Stadion Menteng sebelum akhirnya menjadi kawasan cagar budaya pada 1975.

Sayangnya Pemprov DKI Jakarta membongkar stadion tersebut pada 2006 dan mengalihfungsikan menjadi Taman Menteng.

[Baca juga: Klub Elkan & Nathan Lolos dari Raksasa Inggris di Drawing Carabao Cup]

Stadion Gajayana, Malang

Stadion Gajayana berlokasi di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

Stadion tersebut mulai dibangun pada 1924 dan resmi dibuka pada 1926 silam.

Stadion Gajayana telah melewati beberapa kali renovasi hingga kapasitasnya meningkat berkali lipat sejak didirikan.


Baca Juga

Setiap Laga Tersisa Bagaikan Final untuk Persib

Cara Imran Nahumarury Bangkitkan Semen Padang

Periode Krusial Persebaya di Bulan April

Persija Bertekad Kemballi ke Jalur Kemenangan

Persib Bandung menang 1-0 atas Persija Jakarta di GBLA/foto: Instagram Persib

Resep di Balik Kokohnya Lini Belakang Persib

Arema FC Krisis Pemain Lawan Madura United

Tersisa 9 Laga, Konsistensi Jadi Kunci bagi Persija

Update Kondisi Cedera Mauro Zijlstra