Cara Main Lacrosse alias Sauk Bola, Cabor Baru di Olimpiade 2028

Apa itu Lacrosse atau yang dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai Sauk Bola yang nanti akan dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028?

Share:
article
Permainan lacrosse (Foto: Caroline Culler: User:Wgreav)es)
Olahraga
Permainan lacrosse (Foto: Caroline Culler: User:Wgreav)es)

Sportcorner.id - Apa itu Lacrosse atau yang dalam Bahasa Indonesia  disebut sebagai Sauk Bola yang nanti akan dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles 2028?

Lacrosse adalah salah satu dari lima olahraga baru yang akan ditampilkan di Olimpiade Los Angeles 2028.

IOC menyetujui dimasukkannya lacrosse di LA28 bersama dengan baseball/softball, flag football, kriket, dan squash.

Apa itu Lacrosse?

Lacrosse, yang awalnya dikenal sebagai 'stickball', bermula sebagai praktik budaya dan spiritual di antara masyarakat asli Amerika Utara.

Baca juga: Daftar Cabor yang Dicoret dan Dipertandingkan di Olimpiade 2028

Lebih dari sekadar permainan, lacrosse sering kali berfungsi sebagai cara untuk menyelesaikan konflik dan mempersiapkan prajurit untuk berperang.

Lebih dari seabad yang lalu, Lacrosse juga pernah dimainkan di Olimpiade, tepatnya pada edisi St Louis 1904 dan London 1908.

Jadi, kehadirannya di LA 2028 jadi yang ketiga kalinya di Olimpiade.

Cara Main Lacrosse

Lacrosse adalah olahraga beregu yang menggunakan bola dan tongkat berjaring.

Olahraga ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari 10 orang.

Tongkat yang dipakai memiliki panjang 3-4 kaki yang disebut krose dengan bagian ujung yang melingkar dan berjala.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing