Kutukan Pink Spiders Lanjut, Kim Yeon-koung Tak Pernah Juara KOVO Cup

Heungkuk Pink Spiders menelan pil pahit di KOVO Cup 2024 usai tersingkir dari KOVO Cup 2024.

Share:
article
Megawati dan Kim Yeon-koun Adu Tajam saat Red Sparks vs Pink Spiders
Olahraga
Megawati dan Kim Yeon-koun Adu Tajam saat Red Sparks vs Pink Spiders

www.sportcorner.id - Heungkuk Pink Spiders menelan pil pahit usai tersingkir dari fase penyisihan grup KOVO Cup 2024.

Bertanding di Gimnasium Tongyeong, Korea Selatan, Pink Spiders menyerah 1-3 dari IBK Altos pada Jumat (4/10/2024).

Hasil ini memperpanjang kutukan Pink Spiders yang tak pernah juara KOVO Cup sejak musim 2010.

Menariknya, legenda Pink Spiders dan Timnas Voli Putri Korea Selatan, Kim Yeon-koung, tak pernah menjuarai KOVO Cup.

Hal ini turut mencoreng reputasi Kim Yeon-koung yang menyandang gelar ratu voli Korea Selatan.

[Baca juga: Hasil KOVO Cup 2024: Pink Spiders Tumbang, Red Sparks Runner-Up]

Terakhir kali Pink Spiders juara KOVO Cup pada musim 2010 atau satu tahun setelah kepergian Kim Yeon-koung.

Pemain berusia 36 tahun itu meninggalkan Pink Spiders dan bergabung ke klub Jepang, JT Marvelous, pada 2009 hingga 2011.

Kim Yeon-koung kemudian kembali ke Pink Spiders pada musim 2020 setelah melanglang buana ke Turki dan China.

Sekembalinya ke Pink Spiders, Kim Yeon-koung memiliki kesempatan untuk juara KOVO Cup sebanyak dua kali, yakni pada 2020 dan 2022.

Lagi-lagi ia gagal menjuarai KOVO Cup dan harus puas jadi runner-up pada 2020 dan peringkat ketiga di musim 2022.

[Baca juga: Komentar Ko Hee-jin usai Red Sparks Tumbang Lawan Aranmare]

Pada musim lalu, Kim Yeon-koung dkk. bahkan meraih hasil buruk dengan finis di peringkat keenam KOVO Cup 2023.

Berikut daftar juara KOVO Cup sejak edisi pertama:

2006 Hyundai Skywalkers - Hyundai Hillstate


Baca Juga

PB FAJI akan Tinjau Venue PON 2028 awal Juni

Kapan Megawati Hangestri Terbang ke Korea Selatan?

Profil Hyundai Hillstate, Klub Baru Megawati Hangestri

Berapa Gaji Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate?

Desak Made Raih Medali Perunggu di Speed World Climbing

Indonesia-Brunei Perkuat Kolaborasi Pencak Silat