Orang yang Jadi Sumber Inspirasi Kepindahan Lewis Hamilton ke Ferrari

Lewis Hamilton mengenang kenangan indah saat menyaksikan Michael Schumacher.

Share:
article
MotorSports

Hamilton akan membalap di usia 40-an bersama Ferrari, berusaha memecahkan rekor dengan meraih gelar juara F1 yang kedelapan.

Jika itu terjadi, maka Hamilton akan jadi pembalap F1 tersukses mengalahkan Schumacher.

Saat ini, kedua legenda sama-sama berada di posisi teratas sebagai pembalap dengan koleksi gelar juara dunia terbanyak dengan tujuh gelar.

“Sejujurnya, saat ini saya merasa lebih sehat daripada sebelumnya,” kata Hamilton.

BACA JUGA: Tak Bisa Diraih Hamilton, Rekor Schumacher Ini Hanya Bisa Disamai Verstappen

“Saya berada dalam kondisi yang sangat baik, baik secara fisik maupun mental."

"Waktu reaksi saya masih lebih cepat daripada pembalap muda. Saya rasa saya pembalap yang lebih baik daripada saat berusia 22 tahun.

"Saya masih muda, energik dan kejam, tetapi tidak memiliki kehalusan, tidak memiliki keseimbangan. Saya tidak tahu bagaimana menjadi pemain tim, bagaimana menjadi seorang pemimpin.

“Menjadi pembalap yang baik, bukan hanya tentang menjadi cepat, tetapi menjadi yang paling serba bisa," pungkasnya.


Baca Juga

Intip Livery Fabio Quartararo di MotoGP 2026

Veda Ega Pratama akan mengenakan motor dengan nomor 9 di Moto3 2026/foto: Honda Team Asia

Ini Target Veda Ega di Moto3 2026

Ilustrasi Sirkuit Mandalika

Sirkuit Mandalika Jadi Tuan Rumah Formula 4 2026

Veda Ega Pratama finis di posisi 2 pada race 1 dan race 2 Red Bull Rookies Cup 2025 Austria/foto: Red Bull Rookies Cup

Veda Ega Pratama Promosi ke Moto3 Musim 2026

Raul Fernandez pembalap Trackhouse Racing Team/Sumber IG @raulfernandez_25

Hasil Race dan Klasemen MotoGP Australia 2025