Alasan Piala AFF Dapat Poin Ranking Meski Tak Masuk Kalender FIFA

Berikut alasan pertandingan Piala AFF mendapatkan poin ranking meski tak masuk dalam kalender FIFA. Berapa bobot poin yang diraih tim yang menang?

Share:
article
Bola

Disebutkan FIFA A Match sebagai level tertinggi di sepakbola internasional dan berkontribusi pada peringkat global serta mengusung standar ketat.

Beberapa turnamen yang masuk FIFA A Match mencakup Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Asia, serta kualifikasi dari turnamen tersebut.

Dengan masuk kategori FIFA A Match, Piala AFF wajib memenuhi beberapa kriteria. Pertama, wajib menggunakan pemain senior.

Kedua, ofisial yang bertugas dipimpin wasit dan asisten berlisensi FIFA. Ketiga, peraturan pertandingan juga wajib memenuhi aturan FIFA, termasuk jeda pertandingan minimal 48 jam.

Tidak hanya itu, pelaporan pertandingan dan daftar pemain juga diserahkan ke FIFA dan AFC selaku induk sepakbola di Asia.

[Baca juga: Juara Piala AFF Wanita Sudah, Kapan PSSI akan Gelar Liga Putri?]

Meski termasuk ke dalam level FIFA A Match, Piala AFF masih tidak masuk dalam kalender FIFA.

Hal ini membuat sejumlah klub enggan melepas para pemainnya untuk berpartisipasi di Piala AFF.

Rumus Penghitungan Poin Ranking FIFA

Jika menilik ke aturan FIFA ada formula untuk menghitung poin yang diperoleh tim pada suatu pertandingan.

Setidaknya ada empat variabel yang turut menentukan dalam penghitungan poin ranking FIFA, yakni hasil pertandingan (M), bobot pertandingan (I), kekuatan lawan (T), dan kekuatan konfederasi (C).


Baca Juga

Bojan Hodak Bingung Tentukan Starter Persib

Kriteria Pemain untuk Masuk Timnas Indonesia U-17

Pelatih Persija Puji Dua Gol Indah Fabio Calonego

Hasil Undian EPA Championship U19 2026

Malut United Tim Paling Produktif di Laga Kandang

Borneo FC vs Persija Jakarta 2025/Media Persija.

Komentar Fabio Lefundes usai Borneo FC Tahan Imbang Persija