Mengenal Formasi Pohon Natal Carlo Ancelotti di AC Milan, Siapa Saja Pemainnya?

Pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti, pernah menggunakan formasi pohon Natal ketika melatih AC Milan. Siapa saja pemain yang jadi andalan saat itu?

Share:
article
Carlo Ancelotti saat menerima penghargaan The Best FIFA men's coach/foto: IG Carlo Ancelotti.
Bola
Carlo Ancelotti saat menerima penghargaan The Best FIFA men's coach/foto: IG Carlo Ancelotti.

www.sportcorner.id - Pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti, pernah menggunakan formasi pohon Natal ketika melatih AC Milan.

Ancelotti pernah menukangi AC Milan pada rentang 2001-2009 dan meraih kesuksesan bersama I Rossoneri.

Salah satu yang ikonik dari gaya kepelatihan Ancelotti di AC Milan adalah formasi pohon Natalnya atau Christmas tree formation.

Yang dimaksud dengan formasi pohon Natal adalah formasi 4-3-2-1. Disebut pohon Natal karena pola penempatan pemain pada formasi ini tampak seperti pohon cemara yang biasa digunakan dalam perayaan Natal.

Melalui otobiografinya yang berjudul Preferisco La Coppa, Ancelotti, mengungkapkan dirinya mulai menerapkan formasi pohon Natal pada musim 2002/2003.

[Baca juga: Klasemen Serie A 2024/2025 usai Pekan ke-17: 4 Besar Dikuasai Klub Warna Biru]


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030