Bukan Coach Naga Api, Ini Julukan Herry IP dari Asosiasi Badminton Malaysia

Herry IP kerap dijuluki Coach Naga Api oleh netizen Indonesia. Namun, julukan yang sama tidak diberikan oleh Asosiasi Badminton Malaysia

Share:
article
Herry IP dan Aryono Miranat (Foto: PBSI)
Olahraga
Herry IP dan Aryono Miranat (Foto: PBSI)

"Kami memiliki Kejuaraan Dunia, All England, dan Piala Sudirman sebagai tujuan utama kami tahun ini," ucap eks anak asuh Herry selama masih jadi pemain ini.

Rexy bercerita bagaimana pengaruh Herry mengubahnya dari pemain tunggal menjadi pemain ganda andalan saat mereka masih di klub Bimantara Tangkas.

Ia yakin Herry juga akan mampu membantu pasangan peringkat 6 dunia Aaron Chia-Soh Wooi Yik mengatasi masa sulit mereka saat ini.

"Aaron-Wooi Yik tengah berjuang, dan saya yakin keajaiban Herry mungkin akan membantu mereka membalikkan keadaan"

"Biarkan dia menyalurkan keajaibannya kepada skuad kita saat ini dan melakukan perubahan-perubahan yang diperlukan agar ganda putra kita mengalami peningkatan yang signifikan," pungkas Rexy.

BACA JUGA: Daftar Pemain Indonesia di Turnamen Badminton India Open 2025, Ada 9 Orang

Herry memang dikenal dengan hubungan dekatnya dengan para pemainnya.

Namun ia juga punya pendekatan yang tak main-main dalam latihan dan tak segan-segan menegur para pemain jika mereka malas berlatih dan mengikuti turnamen.

Tugas besar pertama Herry bersama tim nasional adalah All England pada 11-16 Maret di mana Malaysia belum pernah memenangi mahkota ganda putra sejak keberhasilan Tan Boon Heong-Koo Kien Keat pada tahun 2007.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing