Shin Tae-yong Bicara Kronologi Pemecatannya: Sangat Tidak Masuk Akal

Shin Tae-yong mengungkapkan kronologi pemecatan yang diterimanya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Share:
article
Erick Thohir dan Shin Tae-yong (Foto: IG Shin Tae-yong)
Bola
Erick Thohir dan Shin Tae-yong (Foto: IG Shin Tae-yong)

www.sportcorner.id - Shin Tae-yong mengungkapkan kronologi pemecatan yang diterimanya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong resmi diberhentikan sebagai pelatih Timnas Indonesia setelah hampir lima tahun bersama.

Pengumuman pemecatan dilakukan ketua umum PSSI, Erick Thohir pada 6 Januari 2025. Saat itu disebutkan ada beberapa alasan di balik pemecatan, salah satunya komunikasi.

Kepada media Korea, Yonhap, Shin Tae-yong menceritakan kronologi pemecatannya. Menurut dia, kabar pemecatan baru diterima beberapa jam sebelum diketahui sudah ada pelatih pengganti.

"(PSSI) memberi tahu saya tentang pemecatan saya pada pukul 9:40 pagi pada tanggal 6 dan mengumumkan bahwa pelatih baru akan datang pada siang hari itu," kata Shin Tae-yong.

[Baca Juga: Narasi Timnas Indonesia Harus Langsung Lolos ke Piala Dunia adalah Konyol]

"Itu tidak masuk akal, tetapi saya menerimanya dengan lapangan dada," ujarnya.


Baca Juga

Misi Persija Lanjutkan Tren Positif di Gianyar

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

PSIM vs Persija, Macan Kemayoran Wajib Menang

Persis Solo vs Dewa United/X Persis Solo.

Ketatnya Persaingan Juara dan Degradasi di Super League

Persebaya Academy Gelar Football Festival

Pengakuan Fadly Alberto soal Tendangan Kungfu

Venue Laga PSIM vs Persija Dipindah ke Bali

Soal Tendangan Kungfu, Dewa United Siap Tempuh Jalur Hukum

Selebrasi Persib Bandung/foto: Instagram Persib

Persib Tak Merasa Tertekan Lawan Dewa United

Dewa United Banten FC/Istimewa.

Dewa United Tak Gentar Performa Apik Persib

Marc Klok/Foto: Persib

Persib Bakal Mati-matian Lawan Dewa United

Juru taktik Persib Bandung Bojan Hodak. (Dok. Persib)

Persib Siap Tempur Lawan Dewa United

Van Basty Sousa/Foto: Persija.id

Persija Cuma Menang Tipis, yang Penting Tiga Poin