Akibat Kurang Pemain, Sriwijaya FC Mainkan Mahyadi Panggabean

Ada hal unik saat pertandingan Sriwijaya FC melawan PSMS Medan pada babak playoff degradasi Liga 2 2024/2025

Share:
article
Asisten pelatih Sriwijaya FC, Mahyadi Panggabean/Instagram
Bola
Asisten pelatih Sriwijaya FC, Mahyadi Panggabean/Instagram

www.sportcorner.id - Ada hal unik saat pertandingan Sriwijaya FC melawan PSMS Medan pada babak playoff degradasi Liga 2 2024/2025 yang berlangsung di Stadionn Gelora Jakabaring, Palembang, Senin (10/2/2025).

Pada pertandingan tersebut, asisten pelatih Sriwijaya FC, Mahyadi Panggabean masuk di dalam daftar susunan pemain (DSP). Bahkan mantan pemain Timnas Indonesia itu bermain di babak kedua.

Usut punya usut, Mahyadi masuk DSP lantaran Laskar Wong Kito kekurangan pemain. Maka dari itu tim pelatih memilih sang pemain yang dirasa masih memiliki fisik yang bugar untuk bermain melawan mantan klubnya PSMS.

Mahyadi masuk pada menit ke-81, dirinya masuk menggantikan Rayhan Firdaus. Menggunakan nomor punggung 99, Mahyadi bermain cukup baik.

Namun sayang, delapan menit bermain Mahyadi mendapatkan kartu kuning. Meski demikian, Sriwijaya FC berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSMS Medan lewat satu gol dari, Rayhan Firdaus menit ke-69.

Baca juga: Klub Raffi Ahmad dan El Rumi Kompak Turun Kasta ke Liga 3


Baca Juga

Kemenangan Penting Persija di Markas Malut United

Tekad Malut United Bangkit saat Lawan Persija

Persija Datang ke Ternate untuk Menang

Pemain Persija Jakarta, Jordi Amat/Hadi Febriansyah

Persija Optimis Redam Malut United di Stadion Kei Raha

PSIM Antusias Bertanding Malam Hari Selama Ramadan

Penyerang Timnas Indonesia U-23/Hokky Caraka SportCorner/Muhammad Fachri Gozali.

Alasan Carlos Pena Pasang Hokky Caraka Jadi Kiper Vs Persib

Tanggapan Jean Mota Akhirnya Debut dengan Persija

Eliano Reijnders Puji Pertahanan Tangguh Persita

Bali United Incar Tiga Poin di Kandang PSIM

Bojan Hodak Akui Kesulitan Kalahkan Persita

Sempat Kolaps di Lapangan, Kondisi Bek Persijap Membaik

Persib Pantang Remehkan Persita