Pierluigi Collina Usulkan Ubah Aturan Penalti

Wasit legendaris Italia Pierluigi Collina yakin aturan tendangan penalti harus diubah.

Share:
article
Legenda wasit Italia Pierluigi Collina. (footballitalia.net)
Bola
Legenda wasit Italia Pierluigi Collina. (footballitalia.net)

Sportcorner.id - Wasit legendaris Italia Pierluigi Collina yakin aturan tendangan penalti harus diubah. Yakni pengambil penalti tidak diizinkan untuk memanfaatkan bola pantul setelah kiper melakukan penyelamatan.

Mantan wasit Italia Collina yakin aturan tendangan penalti harus diubah, tidak mengizinkan pengambil penalti untuk mencetak gol dari bola pantul.

"Saya yakin ada kesenjangan yang berlebihan antara peluang yang tersedia bagi penyerang dan kiper," kata Collina kepada Repubblica.

"Rata-rata, 75% penalti berhasil membuahkan gol, dan sering kali, tendangan penalti merupakan peluang yang lebih besar daripada yang diambil oleh pelanggaran."

[Baca juga: Inter Milan Imbang Lawan AC Milan, Simone Inzaghi Kambing Hitamkan Wasit]

"Selain itu, penyerang juga diberi kesempatan untuk memainkan bola pantul dari kiper. Menurut pendapat saya, kiper seharusnya protes."

"Saya sudah menyebutkan ini dalam diskusi yang kami lakukan di IFAB," lanjut mantan wasit tersebut.

"Salah satu solusinya adalah aturan 'satu tembakan'. Sama seperti dalam adu penalti setelah perpanjangan waktu."

[Baca juga: Wasit Liga Inggris David Coote Buka Pengakuan Mengejutkan Usai Jadi Pengangguran]


Tags

Wasit

Baca Juga

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Persiapan Minim Persebaya Hadapi PSBS Biak

Marc Klok/Foto: Persib

Mentalitas Persib Diuji saat Lawan Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Tekad Persija Sapu Bersih Laga Tersisa

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Ada Aturan Baru di Piala Dunia 2026

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Komentar Mauricio Souza usai Persija Bantai Persis

Alfriyanto Nico Tak Sabar Hadapi Persija di SUGBK