PSSI Umumkan Tiga Calon Pemain Naturalisasi Baru: Tidak Ada Nama Jairo Riedewald

PSSI mengumumkan tiga calon pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia.

Share:
article
Ketum PSSI, Erick Thohir/PSSI
Bola
Ketum PSSI, Erick Thohir/PSSI

Erick menyebut, pengalaman dan kemampuan Emil Audero tak perlu diragukan lagi jika melihat CV-nya selama ini.

"Ini menjadi salah satu pilihan untuk kita menjadi tim bersama Maarten Paes. Kita tahu Emil sudah lama berkarier lama di Serie A, Serie B, Juventus, Inter Milan, Como, Palermo. Kita punya dua kiper yang kokoh," ungkapnya.

Kemudian, karena Jairo belum bisa diproses, Erick menjatuhkan pilihan kepada pemain keturunan Maluku, Joey Pelupessy yang saat ini main di Belgia bersama Lommel SK.

[Baca Juga: Jadwal Pemain Abroad di Eropa: Duel Mees Hilgers vs Calvin Verdonk]

"Pilihan pemain tengah selama ini kita coba aja bicara dan akhirnya mau adalah Joey Pelupessy dari keturunan Maluku. Dia sudah diskusi dan berpikir," ujarnya.

"Terakhir dia kapten di klub, Dia main pernah di Eredivisie, Liga Inggris dengan Sheffield Wednesday, lalu sekarang Liga Belgia. Saya rasa dia bisa mendukung lini tengah kita yang memang saat ini sedang kekurangan," katanya.

Satu nama lagi yang akan dinaturalisasi adalah pemain belakang dengan nama Dean James yang saat ini main di Liga Belanda.

"Terakhir ada juga pemain yang kakeknya dari Semarang, ibunya dari surabaya, surat-suratnya sduah aman, yaitu Dean James," ungkap Erick.

"Dia main di GO Ahad Eagles. Kita perlu penebalan bek kiri, wing back yang juga bisa left midfield untuk mendukung kalau sampai posisi menyerang kita kekurangan kedalamamnya," ucapnya.


Baca Juga

Persijap Perpanjang Kontrak Pelatih Mario Lemos

Ze Gomes Pelatih Baru Madura United

Janji Shin Tae-yong untuk Pemain Muda

Fabio Lefundes Berpisah dengan Borneo FC

Ole Romeny/Foto: Timnas Indonesia

Keganasan Ole Romeny saat Bermain di SUGBK

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner/Instagram

John Herdman Beberkan Kondisi Hubner, Main Lawan Mozambik?

Target Mozambik Saat Lawan Timnas Indonesia