Arya Sinulingga Sebut Naturalisasi Jairo Lebih Rumit Dibanding Paes

Arya Sinulingga menjelaskan bahwa proses naturalisasi Jairo Riedewald lebih rumit dibandingkan dengan Maarten Paes

Share:
article
Jairo Riedewald pemain Crystal Palace (sumber: cpfc.com)
Bola
Jairo Riedewald pemain Crystal Palace (sumber: cpfc.com)

www.sportcorner.id – Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga menjelaskan bahwa proses naturalisasi Jairo Riedewald lebih rumit dibandingkan dengan Maarten Paes.

Maka dari itu, proses naturalisasi Jairo saat ini masih belum bisa dilanjutakan. Padahal Jairo merupakan salah satu pemain yang diinginkan oleh Patrick Kluivert untuk bisa bergabung dengan Timnas Indonesia.

Bahkan sebelumnya, asisten pelatih Timnas Indonesia, Denny Landzaat mengatakan Jairo segera mejadi Warga Negara Indonesia dan akan membela Timnas Indonesia.

“Jairo seperti kata pak Ketum (Erick Thohir),” ujar Arya Sinulingga kepada awak media di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (27/2/2025) malam WIB.

“Jairo ini prosesnya lebih berat daripada Maarten Paes, lebih berat, jadi bukan kita gak mau, kita mau banget, tapi ada masalah di sana,” ucapnya.

Baca juga: Janji Arya Sinulingga usai Sumut United Promosi ke Liga 2

Seperti diketahui, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum lama ini memang telah mengumumkan tiga pemain keturunan yang bersedia memperkuat Timnas Indonesia. Ketiga pemain tersebut yakni Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy.


Baca Juga

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Persiapan Minim Persebaya Hadapi PSBS Biak

Marc Klok/Foto: Persib

Mentalitas Persib Diuji saat Lawan Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Tekad Persija Sapu Bersih Laga Tersisa

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Ada Aturan Baru di Piala Dunia 2026

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Komentar Mauricio Souza usai Persija Bantai Persis

Alfriyanto Nico Tak Sabar Hadapi Persija di SUGBK