Blak-blakan! Ole Romeny Sindir Kekurangan Pelatih dan Oxford United

Ole Romeny secara terang-terangan memberikan sindiran ke klub dan pelatihnya, Oxford United dan Gary Rowett, usai dirinya menjadi sasaran kritik.

Share:
article
Ole Romeny resmi ke Oxford United/IG Oxford United
Bola
Ole Romeny resmi ke Oxford United/IG Oxford United

[Baca Juga: Bek Andalannya Diincar Juventus, Valencia Pepet Mees Hilgers]

Mendapat sindiran itu, Ole Romeny pun berkilah bahwa penampilannya tak lepas dari kekurangan yang dimiliki Gary Rowett dan Oxford United.

Menurut penyerang berusia 24 tahun itu, para pemain The U’s kurang berkomunikasi dan taktik Gary Rowett membuat pemain di lini serang sepertinya kesulitan.

Padahal, dirinya sudah merasa percaya diri saat turun sebagai starter. Tapi kurangnya dukungan dari rekan setim dan taktik Gary Rowett membuat ia gagal menampilkan penampilan terbaiknya.

“Saya pikir kami sedikit kurang komunikasi, jadi kami harus meningkatkannya untuk pertandingan selanjutnya dan tetap positif,” kata Ole Romeny, dikutip dari Oxford Maild.

“Kami harus membuat banyak peluang di depan. Di babak kedua, kami bermain dengan umpan panjang dan tak ada ritme, dan itu sulit,” pungkasnya.

[Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Joey Pelupessy Versi Pundit Belanda]


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030