Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Gresik Petrokimia dan Red Sparks

Berikut perbandingan gaji yang diterima oleh Megawati Hangestri di Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dan JungKwanJang Red Sparks.

Share:
article
Megawati Hangestri resmi gabung Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di Proliga 2025/foto: Ofisial Gresik Petrokimia
Olahraga
Megawati Hangestri resmi gabung Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di Proliga 2025/foto: Ofisial Gresik Petrokimia

Gaji Megawati Hangestri

Seperti diberitakan sebelumnya, Megawati menerima gaji sekitar USD150 ribu di musim keduanya bersama Red Sparks.

Jika dirupiahkan, Megatron menerima sekitar Rp2,39 miliar selama satu musim dari Red Sparks.

Angka itu terbilang cukup kecil dibandingkan dengan gaji yang diterima oleh pemain asing non-Asia di V-League yang mencapai USD300 ribu atau sekitar Rp4,8 miliar.

[Baca juga: Klasemen Final Four Proliga 2025 Putra dan Putri Per 17 April]

Namun, jika dibandingkan dengan gaji para pemain di Proliga, angka tersebut terbilang sangat besar.

Meski tidak ada informasi detail dari masing-masing klub Proliga, PBVSI telah mengatur kisaran gaji pemain yang menyesuaikan level dan prestasi.

Setidaknya ada empat level gaji pemain berdasarkan ketentuan dari PBVSI, yakni level pemula, nasional, internasional, dan bintang utama klub besar.

Bagi level pemula, kisaran gaji yang diterima sekitar Rp4-6 juta per bulan. Kemudian, gaji pemain level nasional sekitar Rp7-15 per bulan.

Sedangkan gaji pemain level internasional berkisar sekitar Rp15-25 juta per bulan. Terakhir, gaji bintang utama klub besar kabarnya sekitar Rp75-125 juta per bulan.

Jika mengacu pada kisaran gaji yang ditentukan oleh PBVSI, posisi Megawati kemungkinan ada di level bintang utama klub besar.


Baca Juga

Skuad Lavani Navy di Livoli Divisi Utama 2025 berisikan pemain bintang/foto: Ofisial Lavani

Final Proliga Gunakan Format Pertandingan Baru

Campus League Season 1 Dibuka di Surabaya

Indonesia kalah 0-3 dari Australia di perebutan peringkat 5 AVC Nations Cup 2025 Putra/foto: Ofisial AVC

Indonesia di Grup Neraka AVC Mens Cup 2026

Sugiono Jadi ketua Umum PB IPSI 2026-2030

Menpora Sebut Muaythai Punya Potensi Besar

panjat tebing (freepik.com)

Update Kasus Pelecehan Seksual Pelatih Panjat Tebing