Piala Asia Futsal Putri 2025: Indonesia Dibantai China Setengah Lusin

Timnas Futsal Putri Indonesia terhenti di babak pertempat final Piala Asia Futsal Wanita 2025.

Share:
article
Timnas Futsal Putri vs China/IG FFI.
Bola
Timnas Futsal Putri vs China/IG FFI.

www.sportcorner.id - Langkah Timnas Futsal Putri Indonesia di ajang Piala Asia Futsal Wanita 2025 terhenti di perempat final.

Timnas Futsal Putri Indonesia dikalahkan oleh Timnas China, Selasa (13/5/2025).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Hothot Sport Center, Timnas Futsal Putri Indonesia kalah 0-6 dari tuan rumah China.

Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia, Luis Estrela menurunkan penjaga gawang Sella Salsadilla.

Kemudian empat pemain lainnya adalah, Novita Murni, Insyafadya, Fitri Rosdiana an Ikeu Rosita.

Baca juga: Panas! PSG Gugat Kylian Mbappe Lebih Dari Rp1 Triliun

Skuad Garuda Pertiwi ini mampu memberikan perlawanan di lima menit babak pertama.

Di mana mereka mampu meredam serangan-serangan dari China.

Sella Salsadila berhasil membuat penyelamatan, setelah adanya kesalahan di sisi kanan pertahanan.

Timnas Futsal Putri Indonesia memiliki peluang saat pertandingan memasuki menit kesembilan. Namun upaya dari tendangan bebas masih melambung.


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030