2 Kemungkinan Penyebab Tiket Indonesia Open 2025 Belum Ludes Terjual
Sejak dijual secara resmi pada 8 Mei 2025, tiket Indonesia Open 2025 belum ludes terjual.
Bahkan, PBSI mengklaim harga tiket Indonesia Open 2025 lebih murah dibandingkan All England atau turnamen serupa level Super 1000.
Lalu, apa penyebab menurunnya animo pecinta bulutangkis menonton langsung di Istora Senayan? Kemungkinan ada dua faktor.
Faktor pertama adalah, menurunnya prestasi bulutangkis Indonesia. Hingga Mei 2025, belum ada satu pun pebulutangkis yang meraih gelar di atas Super 300.
[Baca Juga: Penjelasan One Time Entry Ticket di Indonesia Open 2025: Harga Mulai Rp50 Ribu]
Dua gelar yang diraih Indonesia sepanjang tahun 2025 hingga bulan semuanya di turnamen Super 300.
Ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi juara di Thailand Masters dan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juara di Chinese Taipei Open.
Faktor kedua, PBSI menyediakan tiket kategori khusus, yakni one time entry ticket yang harganya diskon 50 persen.
"Tiket ini berlaku untuk kategori 1 dan 2. Ada kuotanya, tapi tidak bisa saya sebutkan. Pokoknya cukup banyak. Tapi, pemilik tiket ini tak boleh keluar area Istora Senayan. Kalau keluar, tak bisa lagi masuk ke area Istora," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Armand Darmadji.
Di hari pertama dan kedua, harga tiket Cat 2 adalah 200 ribu. Jadi, harganya menjadi 100 ribu. Sementara harga tiket Cat 1 di hari pertama dan kedua adalah 100 ribu Rupiah. Harga itu menjadi 50 ribu Rupiah dengan adanya one time entry ticket.