Ivan Rakitic Klarifikasi Unggahan untuk Luka Modric yang Singgung Juventus

Ivan Rakitic minta maaf usai unggah chant yang menghina Juventus saat beri selamat pada Luka Modric.

Share:
article
Ivan Rakitic (instagram.com/ivanrakitic)
Bola
Ivan Rakitic (instagram.com/ivanrakitic)

Namun, niat baik tersebut berubah jadi kontroversi setelah publik menyadari bahwa lagu yang ia pilih bukan sekadar lagu penyemangat, melainkan chant klasik yang biasa digunakan suporter Milan untuk mengejek Juventus.

Lagu yang digunakan adalah “Chi non salta è un gobbo juventino,” yang secara kasar bisa diartikan sebagai “Siapa yang tidak melompat adalah Juventino bungkuk.” Istilah “gobbo” sendiri merupakan ejekan yang umum dipakai oleh fans lawan untuk menghina pendukung Juventus.

Melihat gelombang kritik yang datang, Rakitic langsung mengambil langkah cepat. Ia menghapus unggahan tersebut dan menyampaikan permintaan maaf melalui Instagram Story.

“Saya ingin menyampaikan permintaan maaf tulus kepada semua fans Juventus. Saya hanya ingin memberi selamat kepada Luka Modric dengan lagu yang saya kira ikonik bagi AC Milan, tanpa tahu makna di baliknya,” tulis Rakitic.

Baca juga: Gabung AC Milan, Modric Warisi Nomor Pemain Keturunan Indonesia

Ia menambahkan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk menyinggung siapa pun, apalagi klub sebesar Juventus yang ia hormati sepenuhnya. 

Rakitic berharap klarifikasi ini bisa menjadi penutup dari polemik yang tidak disengajanya, serta menjaga hubungan baik dengan komunitas sepak bola Italia.


Baca Juga

Persib Bandung Lepas Sergio Castel

Persis Datangkan Striker Andalan Persija U-20

Sempat Tertunda 120 Menit, Prancis Bungkam Irak

Lionel Messi di Chile vs Argentina/Foto: X Timnas Argentina

Walau Cetak Rekor, Lionel Messi Ngaku Sempat Emosi

Lionel Messi 2 Gol, Argentina Hantam Austria

Jagoan Beckham Putra di Piala Dunia 2026

Cape Verde lolos ke Piala Dunia 2026/foto: Ofisial FCF

Cape Verde Bikin Kejutan Lagi di Piala Dunia 2026

Janji Shin Tae-yong untuk Jakmania

Lamine Yamal Pimpin Spanyol Bantai Arab Saudi