BWF Kenalkan Sistem Poin Baru 3x45, Resmi Dipakai di Piala Suhandinata 2025

BWF resmi memperkenalkan sistem poin baru 3x45 untuk turnamen beregu campuran junior, mulai Piala Suhandinata 2025.

Share:
article
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja di BWF World Tour Finals 2024 (Foto: PBSI)
Bulutangkis
Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja di BWF World Tour Finals 2024 (Foto: PBSI)

Yang membuat format ini unik adalah setiap gim hanya mencari sembilan poin saja, dan tidak ada setting (penambahan poin saat skor imbang di akhir). Artinya, begitu salah satu pihak mencapai 9 poin, gim langsung berakhir.

Karena ada lima gim dalam satu set, total poin maksimal dalam satu set adalah 45 poin (itulah mengapa disebut 3x45).

Dalam aturan standar bulu tangkis internasional, baik nomor tunggal maupun ganda, pertandingan dimainkan dengan format 21 poin per gim (best of three), dengan kemungkinan setting hingga 30 poin jika terjadi skor imbang 20-20.

Perbedaan mencolok pada format baru 3x45 ini adalah Poin per gim lebih singkat (9 poin). Tidak ada setting, sehingga permainan berjalan lebih cepat. Kemenangan ditentukan dari total set, bukan akumulasi poin seperti sistem relay.

Baca juga: Daftar Wakil Indonesia dan Jadwal BWF World Championships 2025

BWF memperkenalkan sistem ini bukan tanpa alasan. Format 3x45 diharapkan dapat. Membuat pertandingan lebih cepat dan dinamis.

Selain itu Meningkatkan ketegangan di setiap poin karena jarak skor sangat pendek. Memberi kesempatan bagi semua nomor pertandingan untuk berkontribusi sama besar terhadap hasil akhir tim.

Piala Suhandinata yang dikenal sebagai kejuaraan beregu campuran junior paling bergengsi akan menjadi ajang uji coba resmi format ini.


Baca Juga

Target Ganda Putri di All England 2026

German Open 2026: Tiwi/Fadia Tumbang di Semifinal

Fajar/Fikri Latihan Bareng Ganda Andalan Inggris

German Open 2026: Tiwi/Fadia Lolos ke Semifinal

Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu/Foto: PBSI

Jafar/Felisha Ingin Lolos 4 Besar All England 2026

Alwi Farhan (Foto: PBSI/Badmintonphoto/Yang Shaochen)

Alwi Farhan Antusias Debut di All England 2026

German Open 2026: 2 Ganda Putri Lolos ke 16 Besar

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Denmark Open 2025/Foto: PBSI

Target Fajar/Fikri di All England 2026

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Indonesia Masters 2026/Foto: PBSI

Fajar/Fikri Tanggapi Keputusan PBSI soal Aklimatisasi

Alwi Farhan di Japan Open 2025/Foto: PBSI

Indonesia Bidik Minimal 1 Gelar di All England 2026

Marcus Fernaldi Gideon dan Chafidz Yusuf (Foto: IG Chafidz Yusuf)

PBSI Ubah Struktur Pelatih Ganda Putra

Tiwi/Fadia Mundur dari Orleans Masters 2026