Pengamat Belanda Sebut Marselino Ferdinan Punya Gaya Mirip Marco van Basten

Timnas Indonesia bersiap menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar pada 8 dan 11 Oktober 2025.

Share:
article
Debut Marselino Ferdinan di Piala FA (Foto: IG Oxford United)
Bola
Debut Marselino Ferdinan di Piala FA (Foto: IG Oxford United)

Sportcorner.id - Timnas Indonesia bersiap menghadapi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar pada 8 dan 11 Oktober 2025. 

Pada laga perdana, Skuad Garuda akan menantang tuan rumah Arab Saudi, kemudian menghadapi Irak.

PSSI menargetkan kemenangan di dua pertandingan penting tersebut demi menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sebelum terbang ke Arab Saudi, pasukan asuhan Patrick Kluivert akan lebih dulu menjalani laga FIFA Matchday pada 5 dan 8 September 2025 menghadapi China Taipei dan Lebanon.

Baca juga: Akun Timnas Indonesia Langsung Diserbu Netizen usai Singgung Jay Idzes, Kenapa?

Dukungan untuk Marselino Ferdinan

Optimisme publik semakin besar setelah dukungan datang dari pengamat sepak bola asal Belanda yang lama tinggal di Indonesia, Jeroen Lezer. 


Baca Juga

Topskor Persib Bisa Main Lawan Dewa United

Penyebab Patrick Kluivert Absen di Clash of Legends

Ada di Zona Merah, Semen Padang Belum Menyerah

Bojan Hodak Menanti Gol Sergio Castel

Bojan Hodak/Foto: Persib

Bojan Hodak Bicara Kekuatan Dewa United

Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares saat sesi preskon jelang lawan BG Pathum di laga perdana ASEAN Club Championship 2024 (IG psmmakassar)

Badai Cedera di Skuat Persebaya Belum Reda

Klub Liga 1 PSBS Biak/X PSBS Biak.

Pemain dan Staf PSBS Biak Tak Gajian 3 Bulan

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Mauricio Souza Ungkap Kelemahan Persija Musim Ini

PSSI Bocorkan Ada Kompetisi Baru Musim Depan

Allano Makin Pede usai Persija Hantam Persebaya 3-0

Persib Wajib Pertahankan Konsistensi

Diskusi PSSI dan PSSI Pers: Menuju Piala Dunia 2030