Jangan Main-main, Kiper Persija Carlos Eduardo Ternyata Jago Bela Diri

Kiper Persija Jakarta, Carlos Eduardo, ternyata seorang ahli bela diri Brazilian Jiu Jitsu dengan sabuk coklat.

Share:
article
Kiper Persja Jakarta, Carlos Eduardo/Hadi Febriansyah
Bola
Kiper Persja Jakarta, Carlos Eduardo/Hadi Febriansyah

“Ketika tidak ada latihan sepak bola, saya gunakan waktu untuk menjaga kondisi tubuh lewat BJJ. Itu membantu saya tetap fokus, tetap disiplin, dan siap menghadapi situasi sulit,” tambah kiper berusia 31 tahun tersebut.

Selain kemampuan individu, Eduardo menilai kekuatan Persija musim ini juga ditopang oleh komunikasi yang solid antar pemain belakang. Menariknya, ia menggunakan tiga bahasa sekaligus saat berkoordinasi dengan rekan-rekannya: Inggris, Indonesia, dan Portugis.

“Dengan Jordi Amat dan Rizky Ridho, kami punya sistem komunikasi sendiri. Walau berbeda bahasa, kami sudah saling mengerti dan tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” jelas Edu, yang sebelumnya belum pernah bermain di luar Brasil sebelum bergabung dengan Persija.

Sejak awal musim BRI Super League 2025/2026, gawang Persija yang dikawal Carlos Eduardo hanya kebobolan dua kali. Meski mendapat pujian, sang kiper menolak untuk besar kepala. Baginya, keberhasilan menjaga gawang tetap aman merupakan hasil kerja sama seluruh tim, bukan hanya dirinya.

“Pertahanan bukan cuma soal bek atau kiper. Kami semua bertahan bersama. Para pemain depan juga ikut bekerja keras menekan lawan, sehingga saya hanya tinggal melanjutkan pekerjaan di lini paling belakang,” tegasnya.

Baca juga: Jadwal Pekan Kelima BRI Super League 2025/2026: Persib vs Persebaya Panas


Baca Juga

Marc Klok/Foto: Persib

Mentalitas Persib Diuji saat Lawan Bhayangkara FC

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza

Tekad Persija Sapu Bersih Laga Tersisa

Logo Piala Dunia 2026/Foto: Istimewa

Ada Aturan Baru di Piala Dunia 2026

Pelatih Persija, Mauricio Souza/Foto: Persija.id

Komentar Mauricio Souza usai Persija Bantai Persis

Alfriyanto Nico Tak Sabar Hadapi Persija di SUGBK

Lawan Persis, Persija Tak Boleh Tersandung Lagi