Skuat Satria Muda Makin Komplet usai Kedatangan Chad Brown
Komposisi pemain asing Satria Muda Pertamina Bandung semakin menarik setelah masuknya Chad Brown.
www.sportcorner.id - Komposisi pemain asing Satria Muda Pertamina Bandung semakin menarik setelah masuknya Chad Brown.
Dia diperkenalkan setelah Jalen Johnson dan Jordan Ivy Curry, yang sudah bergabung lebih dulu.
Brown merupakan mantan pemain Dallas Mavericks dan juga tim afiliasi G League-nya, yaitu Texas Legends.
Setelah tidak terpilih dalam draft NBA 2019, Brown bergabung dengan Dallas Mavericks pada 17 Oktober 2019, tetapi dilepas setelah dua hari.
Pada 26 Oktober 2020, ia diakuisisi oleh Texas Legends. Dalam 42 pertandingan, ia rata-rata mencetak 5.4 poin, 6.2 rebound, dan 0.9 blok per pertandingan.
Tetapi karier Brown lebih bersinar di Eropa. Khususnya di Yunani, di mana dia memimpin dalam average rebound dan block di Greece League tahun 2024.
Sementara sebelum bergabung dengan Satria Muda, Brown bermain di tim Trepca yang berlaga di Kosovo Superleague. Dalam delapan pertandingan, dia mencetak rata-rata 12.6 poin dan 10.8 rebound per game.
Sebelum karier profesionalnya di mulai, Brown bermain untuk UCF Knights dari tahun 2015 hingga 2019.
Sebagai junior, ia rata-rata mencetak 5.2 poin dan 4.6 rebound per game, dengan persentase tembakan 51 persen dari lapangan, saat bermain bersama Tacko Fall.
Pada musim yang sama, ia memimpin tim dalam blok, dengan rata-rata 1.1 block per game. Selama musim seniornya, ia rata-rata mencetak 4.5 poin, 5 rebound, dan 1 block per game.
Melihat catatan dan rekam jejaknya di level kampus maupun profesional, tampaknya Satria Muda berharap Brown bisa membantu mereka dari sisi pertahanan. Jika dikombinasikan dengan pemain-pemain yang ada, maka Satria Muda bisa jadi tim yang solid di liga musim depan.




