Statistik Jelang Duel Pelita Jaya vs Satria Muda di IBL 2026
Untuk pertama kalinya di IBL 2026, Satria Muda Pertamina Bandung akan berhadapan dengan Pelita Jaya Basketball Jakarta.
www.sportcorner.id - Untuk pertama kalinya di IBL 2026, Satria Muda Pertamina Bandung akan berhadapan dengan Pelita Jaya Basketball Jakarta.
Big Match ini akan berlangsung di C-Tra Arena, Bandung, pada hari Minggu (1/2). Menjelang laga akbar ini, ada sejumlah fakta menarik seputar pelatih kedua tim.
Tuan rumah Satria Muda (4-0), kini diasuh oleh head coach Djordje Jovicic. Pelatih asal Serbia tersebut pernah membesut Pelita Jaya di musim 2023. Dengan prestasi terbaik sebagai runner-up, setelah kalah di Final IBL melawan Prawira, yang kala itu dipimpin oleh David Singleton.
Fakta menariknya, Pelita Jaya asuhan Djordje Jovicic ternyata tidak pernah menang melawan Prawira di musim tersebut. Mereka kalah 0-2 di musim reguler dan disapu bersih oleh Prawira (0-2) di seri final. Sehingga bisa disimpulkan bahwa Jovicic punya rekor 0-4 melawan Singleton.
Singleton menjadi satu-satunya pelatih di IBL yang belum pernah ditaklukkan oleh Jovicic sejauh ini. Sehingga di pertemuan akhir pekan nanti, menjadi ajang pembuktian bagi Jovicic, sekaligus menuntaskan dendamnya di musim 2023.
Sebaliknya, Singleton juga punya fakta menarik, terutama yang berhubungan dengan Satria Muda. Singleton merupakan Coach Of The Year IBL selama empat musim beruntun (2021-2024). Tetapi dia punya rekor yang buruk melawan Satria Muda dengan total 4-10.
Rincianannya, pada awal kemunculannya di IBL pada tahun 2020, David Singleton memimpin Pacific Caesar Surabaya memenangkan pertandingan melawan Satria Muda dengan skor 75-73. Kemudian pada musim 2021 saat Singleton menjadi pelatih Bima Perkasa Jogja. Timnya kalah di musim reguler dari Satria Muda (0-1).



