Skuat Persija Tak Libur di Hari Pergantian Tahun
Momen perayaan pergantian tahun identik dengan hari libur. Namun, hal itu tak berlaku bagi Persija.
www.sportcorner.id - Momen perayaan pergantian tahun identik dengan hari libur. Namun, hal itu tak berlaku bagi Persija.
Usai meraih kemenangan atas Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 29 Desember 2025, Macan Kemayoran memilih tetap berlatih demi menatap laga berikutnya, vs Persijap, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (3/1/2026).
Waktu persiapan yang singkat, hanya lima hari, menjadi pertimbangan utama. Mengambil libur pada tanggal merah 1 Januari 2026 dinilai tidak ideal.
Sebab dua hari setelahnya para pemain sudah harus kembali masuk ke medan tempur. Situasi serupa juga terjadi saat momen Natal, di mana tim tetap menjalani sesi latihan reguler tanpa jeda.
"Secara profesional mau tanggal merah, Natalan atau Tahun Baru tak dikenal. Kami latihan terus. Karena tanggal 1 (Januari 2026) dekat dengan tanggal 3 (Januari 2026). Tetap kami bersiap untuk main pada Sabtu," ujar asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, di laman resmi klub.
Sementara itu, sesi latihan di pengujung dan awal tahun dimanfaatkan tim pelatih untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa pemain. Salah satu fokus utama adalah skema menyerang.
Pasalnya, dalam dua pertandingan terakhir, kalah 0-1 dari Semen Padang dan menang 3-0 atas Bhayangkara, kinerja lini depan dinilai belum sepenuhnya optimal.
Emaxwell Souza masih menemui kesulitan ketika menghadapi tim-tim yang memilih bermain bertahan dengan blok rendah.
"Evaluasi lini depan pasti ada, kemarin ada latihan untuk lini depan. Ketika menghadapi Semen Padang dan Bhayangkara main cara sama, menunggu di bawah. Hal itu jadi tugas berat pelatih dan pemain untuk membongkar pertahanan," kata Ricky.





