Kritikan Tajam untuk Penyelenggara India Open 2026
Turnamen India Open 2026 yang sedang berlangsung mendapat kritikan tajam.
www.sportcorner.id - Turnamen India Open 2026 yang sedang berlangsung mendapat kritikan tajam.
India Open 2026 adalah turnamen kedua BWF di Januari ini yang merupakan level Super 750.
India Open 2026 digelar pada 13-18 Januari. Tapi, kritikan tajam datang dari beberapa atlet saat turnamen masih berlangsung.
Kritikan pertama datang dari tunggal putri Denmark, Mia Blichfeldt. Dalam wawancara usai berlaga, dia menyebut kondisi lapangan sangat kotor.
"Kondisi lapangan kotor, ada burung buang kotoran di lapangan. Ini bisa membuat pemain sakit dan cedera. Tidak layak sebagai venue Kejuaraan Dunia 2026," kata Mia.
Kritikan serupa juga diungkapkan tunggal putra Denmark, Anders Antonsen, walaupun absen di India Open 2026.
Ternyata, Antonsen punya alasan tersendiri memilih absen di India Open 2026 tanpa alasan yang jelas sehingga dia mendapat denda 5.000 Dolar AS dari BWF.
"Banyak orang bertanya-tanya mengapa saya menarik diri dari India Open untuk tahun ketiga berturut-turut," tulis Antonsen di Instagram.
"Alasannya adalah karena parahnya pencemaran udara di Delhi. Saat ini, saya rasa tidak cocok mengadakan turnamen bulutangkis di sana," katanya.
"Mudah-mudahan di musim panas hal-hal akan meningkat, ketika Kejuaraan Dunia akan diadakan di Delhi dan sebagai akibat dari keputusan ini, BWF sekali lagi mendenda saya 5.000 Dolar AS," pungkasnya.
Kondisi lapangan yang sangat dingin juga dikeluhkan beberapa atlet. Penyebabnya adalah, tak ada alat pemanas di lapangan.






