Dari Asisten Rumah Tangga, Rina Marlina Raih Emas ASEAN Para Games 2025
Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina.
www.sportcorner.id - Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina.
Rina sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.
Raihan medali emas gadis asal Desa Ciakar, Cibereum, Tasikmalaya, Jawa Barat ini juga menjadikannya hattrick perolehan medali emas APG berturut-turut.
Namun, siapa yang menyangka jika ditarik ulur kebelakang tahun 2009, Rina sebelumnya adalah buruh, asisten rumah tangga (ART) yang di upah Rp 150 ribu per bulan.
"Semenjak bapak nggak ada, saya sama ibu kerja jadi ART sekitar 2009-2010. Upahnya dulu itu kalau ga salah Rp 150 ribu atau Rp 300 ribu saya lupa bukan perhari tapi per bulan," ujarnya.
Kecintaannya pada bukutangkis karena sering menjadi wasit di GOR dekat tempat tinggalnya. Dari sanalah Rina mulai meyakinkan dirinya bahwa suatu saat bisa bermain disaksikan banyak penonton, meski saat latihan awal ia menggunakan piring seng sebagai raketnya hingga pada 2019 ia dipanggil pelatnas.
"Deket rumah ada gor bulutangkis, saya sering jadi wasit buat uang jajan, saat yang lain istirahat saya coba main dan akhirnya saya termotivasi. Dulu saya masih pakai piring seng yang buat makan itu, karena belum punya modal beli raketnya," ucapnya.
"Dipikiran saya suatu saat nanti saya bakal bisa main di tengah lapangan di krumunin dan ditonton banyak orang. Sebelum masuk pelatnas saya sempat Peparda di Bogor dapat emas, Kejurnas (2019) dapat emas dan 2019 awal saya dipanggil pelatnas," ungkapnya.


