Barcelona Menarik Diri dari Proyek Liga Super Eropa
Barcelona telah menarik diri dari proyek Liga Super Eropa. Alhasil, hanya Real Madrid yang masih bertahan dengan proposal liga tandingan tersebut.
Sementara itu, Real Madrid menuntut ganti rugi yang besar dari UEFA menyusul serangkaian putusan pengadilan yang menentang cara badan pengatur Eropa itu menanggapi rencana liga tandingan tersebut.
Pengadilan Niaga Madrid memutuskan pada Mei 2024 bahwa badan pengatur Eropa dan dunia, seperti FIFA, melakukan praktik anti-persaingan dan menyalahgunakan posisi dominan mereka, menggemakan keputusan serupa yang dibuat oleh Mahkamah Eropa.
Kasus ini diajukan oleh A22 Sports Management, perusahaan di balik ESL, melawan UEFA, FIFA, La Liga Spanyol, dan federasi sepak bola Spanyol (RFEF).
UEFA sejak itu telah mengubah aturannya seputar kompetisi baru setelah runtuhnya proposal Liga Super Eropa.
UEFA menambahkan bahwa putusan terbaru, yang dibuat oleh Pengadilan Provinsi Madrid Oktober lalu, tidak memvalidasi proyek Liga Super Eropa, dan juga tidak melemahkan aturan otorisasi UEFA saat ini.

