Bhayangkara FC Putus Catatan 13 Laga Tak Terkalahkan Persebaya

Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya di pekan ke-21 Super League 2025/26.

Share:
article
Bola

www.sportcorner.id - Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengalahkan Persebaya Surabaya di pekan ke-21 Super League 2025/26.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (14/2) malam WIB, Persebaya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC.

Bhayangkara FC unggul 2-0 di babak pertama melalui Bernard Henry (26’) dan Moussa Sidibe (45+2’).

Sedangkan Persebaya hanya mampu membalas 1 gol di babak kedua melalui Mihailo Perovic saat pertandingan memasuki menit ke-64.

Kemenangan ini sekaligus memutus catatan 13 laga tak terkalahkan Persebaya di Super League.

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster mengatakan ia senang dengan kemenangan ini. Apalagi anak asuhnya displin dalam menjalankan skema permainan.

“Kami tahu ini akan sulit di Stadion GBT dengan dukungan suporter mereka. Tetapi kami tetap fokus. Kami punya strategi dan berhasil meraih poin,” kata Paul Munster.

Salah satu kunci kemenagan Bhayangkara FC di pertandingan tersebut adalah melakukan perubahan strategi, setelah unggul 2-0.

Menurut Paul Munster, ia tahu Persebaya akan meningkatkan serangan dan berusaha untuk mengejar ketertinggalan.

“Kami tahu Persebaya butuh mencetak gol, jadi saya melakukan perubahan taktik,” ujarnya.

Di sisi lain, pemain Bhayangkara FC, Frenky Missa menegaskan bahwa kemenangan yang didapat karena displin dalam menjalankan instruksi pelatih.

“Kami menjalankan instruksi coach Paul dengan baik. Kami tahu kekuatan lawan dan berhasil meredam,” kata Frenky Missa.
 


Baca Juga

PSIM Waspadai Kekuatan Baru Dewa United

Ivar Jenner Butuh Menit Bermain di Dewa United

Persib Terima Kunjungan Diplomat Kemlu RI

Persebaya Fokus Benahi Lini Belakang

Tinggal 9 Laga, Borneo FC Bertekad Jaga Konsistensi

5 Laga Krusial Persis di Super League

Persib Enggan Pikirkan Juara, Fokus Semen Padang

FIFA Puji Profesionalitas Indonesia di FIFA Series