Madura United Fokus Kembalikan Kepercayaan Diri Pemain
Jajaran pelatih Madura United FC mempunyai konsentrasi utama jelang Super League 2025/26 kembali bergulir, setelah jeda ajang Internasional.
www.sportcorner.id - Jajaran pelatih Madura United FC mempunyai konsentrasi utama jelang Super League 2025/26 kembali bergulir, setelah jeda ajang Internasional.
Fokus tersebut untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain dan pembenahan taktik.
Caretaker pelatih Madura United, Rakhmad Basuki menyampaikan, kepercayaan diri Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha cs perlu ditumbuhkan kembali. Kondisi ini usai rentetan hasil minor.
Laskar Sape Kerrab sudah tidak menang sejak ditundukkan Persebaya Surabaya 0-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, 3 Januari 2026, hingga pekan kemarin.
Tim ini hanya mampu mengamankan tiga poin dari 10 laga terakhir yang tidak pernah dimenangkan di kompetisi domestik tertinggi Indonesia musim ini. Kemenangan terakhir saat membantai Semen Padang FC 5-1.
Situasi ini membuat Madura United mulai masuk zona degradasi, karena baru mengumpulkan 20 poin dari 20 pertandingan yang dimainkan.
“Tujuan pertama meyelamatkan tim ini dan yang kedua adalah bagaimana menumbuhkan kepercayaan diri bahwa mereka juga punya kualitas sama dengan pemain di tim-tim lain,” ujar Rakhmad Basuki.
“Sebenarnya, mereka punya kualitas, dan itu yag harus dibuktikan, dan mereka harus percaya diri untuk mebuktikan itu,” katanya.
Setelah itu, pelatih asal Pamekasan ini akan fokus membenahi taktik. Dia akn mencoba dalam waktu singkat terutama untuk menghadapi Borneo FC Samarinda di SGMRP Pamekasan, Minggu (5/4).



