Leapmotor Siap Ramaikan Pasar Mobil Listrik di Indonesia
Leapmotor siap masuk Indonesia lewat Indomobil, memperkuat Stellantis dan meramaikan pasar mobil listrik nasional.
Model pertamanya, Leapmotor S01, diperkenalkan pada 2018 sebagai bukti kemampuan pengembangan teknologi internal. Sejak memulai produksi komersial secara konsisten pada 2019, Leapmotor terus memperkuat kapasitas industri dan memperluas portofolio produknya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Leapmotor berkembang dari pemain domestik menjadi salah satu kontender NEV dengan skala produksi yang semakin besar. Pertumbuhannya ditopang pendekatan vertical integration, yakni pengembangan berbagai komponen utama secara mandiri, mulai dari motor listrik, sistem kontrol kendaraan, arsitektur elektronik, perangkat lunak, hingga sistem baterai dan manajemen energi.
Baca juga: Raih 2.793 SPK di IIMS 2026, Veloz Dongkrak Penjualan xEV Toyota
Pendekatan ini membuat Leapmotor tidak hanya bersaing dari sisi desain atau spesifikasi, tetapi juga pada kecanggihan sistem dan teknologi yang menjadi “otak” kendaraan listrik modern.
Babak baru ekspansi global Leapmotor dimulai pada 2023 melalui kemitraan strategis dengan Stellantis. Kerja sama ini diperkuat pada 2024 dengan pembentukan Leapmotor International sebagai platform pengembangan dan distribusi global.
Bagi Stellantis, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan merek berbasis teknologi kuat ke berbagai pasar potensial, termasuk Indonesia. Dengan fondasi engineering dan penguasaan teknologi kendaraan listrik yang solid, Leapmotor diharapkan dapat memperkaya pilihan mobilitas masa depan bagi konsumen Indonesia.
