Imbas Perang AS-Israel dan Iran, GP Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan
Grand Prix (GP) Bahrain dan Arab Saudi pada bulan April dibatalkan sebagai akibat dari perang di Timur Tengah.
www.sportcorner.id - Grand Prix (GP) Bahrain dan Arab Saudi pada bulan April dibatalkan sebagai akibat dari perang di Timur Tengah.
Formula 1 telah menyimpulkan setelah melakukan evaluasi yang cermat bahwa tidak aman untuk mengadakan kedua balapan tersebut karena konflik yang sedang berlangsung di seluruh wilayah tersebut.
GP Bahrain di Sakhir dijadwalkan pada 10-12 April, sementara GP Arab Saudi di Jeddah akan berlangsung seminggu kemudian.
Balapan tidak akan dijadwal ulang atau diganti, sehingga musim F1 akan dikurangi menjadi 22 balapan dan akan ada jeda lima minggu antara Grand Prix Jepang pada 27-29 Maret dan Miami pada 1-3 Mei.
"Meskipun ini adalah keputusan yang sulit, sayangnya ini adalah keputusan yang tepat pada tahap ini mengingat situasi saat ini di Timur Tengah," ujar Presiden dan CEO F1 Stefano Domenicali, dikutip dari BBC.
"Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada FIA serta promotor kami yang luar biasa atas dukungan dan pengertian mereka sepenuhnya," katanya.
"Karena mereka menantikan untuk menjamu kami dengan energi dan semangat mereka yang biasa. Kami tidak sabar untuk kembali bersama mereka segera setelah keadaan memungkinkan kami untuk melakukannya," ucapnya.
Pembatalan balapan ini berarti akan mengalami kerugian komersial lebih dari 100 juta Poundsterling karena Bahrain dan Arab Saudi membayar dua biaya penyelenggaraan terbesar di sirkuit tersebut. Uang itu dibagi antara 11 tim dan F1 sendiri.




