Indonesia Gagal Raih Gelar di 4 Turnamen BWF World Tour Eropa
Tim bulutangkis Indonesia gagal membawa pulang satu pun gelar juara dari rangkaian empat turnamen di Eropa.
www.sportcorner.id - Tim bulutangkis Indonesia gagal membawa pulang satu pun gelar juara dari rangkaian empat turnamen di Eropa yang berlangsung di Jerman, Inggris, Swiss, dan Prancis.
Dua titel runner-up dari sektor tunggal putra dan tunggal putri pada Swiss Open 2026 menjadi torehan terbaik skuad "Merah Putih".
Sepanjang musim 2026, Indonesia baru meraih dua gelar juara melalui Alwi Farhan di Indonesia Masters 2026 serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana pada Thailand Masters 2025 di sektor ganda putra.
Setelah rentetan kegagalan di empat turnamen Eropa, tim bulutangkis Indonesia akan menghadapi sejumlah turnamen lanjutan dan kejuaraan beregu yang tak kalah penting pada tahun ini.
German Open 2026 (24 Februari-1 Maret)
Babak empat besar menjadi pencapaian terbaik para wakil Indonesia pada German Open 2026 melalui ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan ganda campuran "gado-gado" asal Singapura dan Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja.
Terry/Gloria kalah dari wakil Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch, melalui dua gim 19-21, 16-21, sementara Tiwi/Fadia kalah tiga gim 18-21, 21-8, 21-19 dari pasangan China, Li Yi Jing/Wang Yi Duo.
Para pemain China mendominasi podium tertinggi turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 ini, masing-masing di nomor ganda campuran, tunggal putri, ganda putri, dan ganda putra.
Sementara itu, partai final tunggal putra mempertemukan dua wakil Prancis, dengan Christo Popov keluar sebagai juara setelah mengalahkan kakak kandungnya, Toma Junior Popov.
