Di Makau, Direktur IBL Bahas Ekosistem Liga & Potensi Bola Basket Indonesia

Junas Miradiarsyah, menjadi bagian dalam ajang EASL Asia Basketball Summit yang berlangsung pada (21/3/2026) di Makau.

Share:
article
Basket

Selain itu, Junas menekankan pentingnya membangun ekosistem yang terintegrasi, mulai dari level grassroots hingga profesional.

Ia melihat potensi besar Indonesia sebagai pasar basket yang terus berkembang, baik dari sisi talenta maupun komersial.

“Penggemar di Indonesia, khususnya generasi muda sangat antusias terhadap bolabasket dan memiliki banyak keuntungan dibandingkan era sebelumnya untuk bisa melompat lebih jauh lagi sebagai liga yang semakin berkualitas," ucapnya.

"Dengan populasi besar, dukungan visi federasi, kolaborasi klub, dan dukungan stakeholder, masa depan bolabasket di Indonesia sangat menjanjikan,” tambahnya.

Partisipasi IBL dalam Asia Basketball Summit ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di peta basket Asia, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam mendorong kemajuan industri bola  basket.


Baca Juga

Kejutan Bogor Honrbills di IBL 2026

Musim yang Berat untuk Dewa United Banten

New York Knicks Juara NBA 2025/2026

Pelita Jaya Lolos ke Final IBL 2026

Semifinal IBL: Hornbills Unggul 2-1 atas Satria Muda

Pelita Jaya Tumbang di Game 1 Semifinal IBL 2026

Meriahnya Nonton Bareng Final NBA 2026 Spurs vs Knicks

Semifinal IBL 2026 Dipenuhi Aroma Balas Dendam

Pelita Jaya Lolos ke Semifinal Playoffs IBL 2026

Satria Muda Lolos ke Semifinal IBL 2026

Hasil Playoffs IBL 2026: Pelita Jaya Pecundangi RANS