Cerita Raymond/Indra soal Karpet Abu-abu di All England 2026
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menceritakan lagi pengalaman pertamanya main di All England 2026.
"Tapi pas di Swiss sama Orléans mungkin fokus sudah turun, dan juga ada terganggung sama sakitnya Joaquin pada telapak (kapalan)," ungkapnya.
Kapalan atau penebalan pada telapak kaki Joaquin sudah dirasakan saat mereka berlaga di All England 2026, tetapi rasa sakit belum muncul.
Namun, saat melanjutkan ke Swiss Open 2026, kondisi tersebut semakin memburuk hingga akhirnya menimbulkan rasa nyeri.
"Terus besoknya di dalam kapalannya itu ada bulatan merah. Ternyata itu radang. Saya jalan aja udah sakit banget," tutur Joaquin.
"Jadi di Swiss saya sudah berusaha untuk nggak mikirin, cuma kok kepikiran terus jadinya fokusnya terbagi. Fokusnya sudah turun terus, belum lagi tambah main, kan, jadinya fokusnya kebagi-bagi," ungkapnya.
Joaquin menilai, hasil yang diraih tidak maksimal karena gagal memanfaatkan peluang dengan baik.
"Itu salah satu evaluasinya, ya, mulai dari kondisi, bagaimana cara kita menjaganya dan juga fokusnya supaya tetap siap walaupun tiga turnamen beruntun," pungkasnya.





