Tanggapan FPTI soal Atlet Panjang Tebing Digoda Naturalisasi Negara Lain
Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid buka suara soal kabar atlet panjang tebing digoda naturalisasi negara lain.
www.sportcorner.id - Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid buka suara soal kabar atlet panjang tebing digoda naturalisasi negara lain.
Sempat beredar kabar di media sosial ada beberapa atlet panjat tebing yang ditawarkan menjadi Warga Negara Asing (WNA).
Terkait hal itu, Yenny Wahid tak membantah. Dia menyebut memang ada yang mendapat tawaran demikian.
"Memang ada atlet-atlet kita, terutama dari Turki. Jadi dari Duta Besar Turki datang ke tempat saya," ujar Yenny.
"Kemudian mereka menyatakan bahwa dari kantor Presiden Turki memerintahkan kepada Dubes Turki untuk menawarkan kepada atlet panjat tebing Indonesia agar bersedia untuk dinaturalisasi menjadi pemain Turki, pemain nasional Turki. Dan mereka bisa bertanding mewakili Turki gitu. Itu memang betul ada tawaran itu," katanya.
Yenny melanjutkan, ada cukup banyak atlet yang mendapat tawaran untuk jadi warga negara Turki.
"Sebanyak-banyaknya kalau mereka mau. Mungkin bisa sampai 3-5 atlet gitu yang ditawarkan," ucapnya.
Yenny bersyukur, tak ada atlet yang tergiur dengan tawaran menjadi warga negara Turki.
"Alhamdulillah, bahwa para atlet Indonesia, atlet panjat tebing Indonesia itu kalau dibelah dadanya masih Merah Putih," ungkapnya.
"Walaupun dengan tawaran yang sangat menggiurkan, gaji yang tinggi, dan kemudian kesempatan untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan Eropa, mereka tetap lebih bangga kalau berjuang untuk Merah Putih," pungkasnya.






